Berita Jepang | Japanesestation.com

Tahukah kalian bahwa masyarakat Jepang relatif menyukai serangga?

Ya, dalam budaya Jepang serangga merupakan makhluk yang kehadirannya sangat diapresiasi. Salah satu alasannya adalah karena orang Jepang menikmati suara dari serangga yang terdengar “menenangkan” dan “nyaman”.

Menurut pernyataan dari Tadanobu Tsunoda, seorang doktor di bidang kedokteran Tokyo Medical and Dental University, orang Jepang cenderung memproses suara dari serangga di otak kiri. Oleh karenanya, suara dari serangga ditangkap sebagai suara yang “menenangkan” dan “nyaman”. Hal ini berbeda dengan cara orang Barat dalam memproses suara serangga. Mereka cenderung memprosesnya di otak kanan, dan karenanya suara serangga diinterpretasikan hanya sebatas sebuah “suara” saja.

Jangkrik
Jangkrik (kokoro-jp.com)

Suara serangga di Jepang sendiri sebenarnya merupakan suara musiman. Sebagai contoh pada musim panas, akan muncul suara jangkrik yang terdengar dengan sangat keras dan di mana-mana. Orang Jepang kemudian menyebutnya sebagai “gerimis jangkrik”, yaitu ketika suara jangkrik terdengar secara bersamaan layaknya suara hujan yang turun.

Selain jangkrik, ternyata suara dari salah satu spesies kriket yang dikenal dengan nama “Suzumushi” juga disukai orang Jepang. Namun berbeda dengan jangkrik yang muncul sebagai pertanda musim panas, suzumushi merupakan serangga yang muncul pada musim gugur.

Anehnya, seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, suara ini bukanlah suara yang mengganggu bagi mereka melainkan suara yang menyenangkan untuk didengar.

Menangkap serangga
Kebiasaan anak-anak di Jepang untuk menangkap serangga (kokoro-jp.com)

Alasan kedua mengapa orang Jepang menyukai serangga adalah karena serangga merupakan hiburan musim panas khas Jepang. Khususnya untuk anak laki-laki di Jepang, mereka akan menangkap serangga seperti kumbang untuk dipelihara di rumah; dan terkadang, mereka akan mengatur sebuah perkelahian antar kumbang untuk melihat siapa yang lebih kuat.

Alasan ketiga dan terakhir adalah karena keindahannya. Hal ini mengacu pada serangga kunang-kunang yang muncul di musim panas.

Kunang-kunang
Kunang-kunang (kokoro-jp.com)

Kunang-kunang merupakan serangga populer di Jepang. Serangga ini menjadi populer karena memancarkan cahaya yang indah dari tubuh mereka. Saking populernya, tak jarang kunang-kunang dimanfaatkan untuk konsep dalam musik ataupun film, seperti pada  film animasi berjudul “Hotaru no Haka” atau “Grave of Fireflies” dari Studio Ghibli.