Berita Jepang | Japanesestation.com

Kumamoto Islamic Center adalah salah satu masjid di Jepang yang mengadakan perayaan Idul Fitri tahun ini. Mesjid yang beralamat di 5 Chome-5-2 Kurokami, Chuo Ward, Kumamoto, Kumamoto Prefecture ini menaungi beberapa komunitas dari berbagai negara, di antaranya komunitas orang-orang Indonesia, Bangladesh, Afghanistan, Malaysia, dan Arab yang bermukim di Kumamoto.

Sekelumit Kisah Lebaran di Kumamoto, Jepang
Masjid Kumamoto

Sekitar jam 7 pagi, jamaah masjid yang akan menunaikan shalat ied mulai berdatangan ke masjid. Namun, berbeda dengan di Indonesia, di mana takbir terus dikumandangkan sejak malam sebelumnya, belum terdengar gema takbir di masjid kecil ini. Setelah jam menunjukkan pukul setengah 9 pagi, takbir pun mulai dikumandangkan, dengan dipimpin oleh perwakilan-perwakilan dari Indonesia, Bangladesh, dan Afghanistan secara bergantian.

Tepat pukul 9 JST, Imam pun mulai menjelaskan tata cara shalat ied pada jamaah menggunakan bahasa Arab dan Inggris, kemudian memulai shalat berjamaah. Selesai shalat, dilanjutkan dengan khutbah Ied, dan diakhiri dengan riuhnya ruangan masjid saat semua Jemaah saling berjabat tangan, bertukar peluk sambal mengucapkan "Eid Mubarak!" (Atau Minal Aidin Walfaidzin antar sesama orang Indonesia) dan tentunya, hiruk pikuk saat pengambilan foto kenang-kenangan bersama.

Sekelumit Kisah Lebaran di Kumamoto, Jepang
Bersiap makan

Selesai rangkaian ibadah shalat ied, dilanjutkan dengan acara terakhir  yang paling ditunggu-tunggu: Makan-makan bersama. Beralaskan terpal di dalam masjid, semua Jemaah shalat ied duduk bersama menikmati hidangan lebaran yang mungkin hanya dapat dinikmati di kesempatan seperti ini: Nasi putih dan nasi kebuli, serta opor ayam dan kari kambing lengkap dengan sepotong roti nan dalam satu piring, dan segelas melon soda atau Calpis sebagai minuman pendampingnya. Sungguh mencerminkan keadaan bertemunya orang dari berbagai bangsa di masjid itu.

Sekelumit Kisah Lebaran di Kumamoto, Jepang
Warga Indonesia di Kumamoto

Bisa bertemu dengan sesama orang Indonesia yang merantau di Negeri Bunga Sakura ini, tentu mengobati kerinduan akan lebaran bersama keluarga di tanah air, dan juga sekaligus meluaskan wawasan dan juga pengalaman! Bagaimana dengan lebaran kalian tahun ini?

(Text by Nom de Plume, kontributor Japanese Station yang tinggal di Jepang) [Photos: personal collection]