Share on

Karena beberapa orang mungkin belum pernah diberitahukan hal ini sebelumnya, Jepang adalah negara dimana sayangnya, pelecehan seksual seperti meraba-raba dan menguntit, hampir menjadi fitur harian dalam berita. Meskipun ada beberapa langkah untuk mencegah tindakan seperti ini terjadi, pasti ada beberapa orang yang berpikir itu saja tidak cukup. Haruskan kita menggemborkan kalimat bahwa pelecehan seksual dilarang dimana-mana?

Advertise With Us

Pelecehan Seksual Dilarang pada Pamflet Asrama Universitas Kyoto
Universitas Kyoto (https://www.kyoto-u.ac.jp/en/)

Salah satu fasilitas perumahan mahasiswa di luar kampus Universitas Kyoto, Asrama Kumano, telah memutuskan untuk mengambil inisiatif di bidang ini dengan memberikan “larangan” kepada siswa yang mendaftar tinggal di gedung tersebut. Pengguna Twitter @tai_kai_sha mengunggah kutipan dari ketujuh pedoman ini “bagaimana tidak melakukan pelecehan seksual”.

Inilah poin utama dari Aturan Pelecehan Seksual Dilarang:

  • Jangan menyentuh tubuh orang lain.
  • Jangan membuat lelucon kotor atau menceritakan kisah kotor di ruang publik.
  • Jangan membuat pernyataan menghakimi tentang penampilan seseorang atau gaya hidup pribadi.
  • Jangan memisah-misah perilaku berdasarkan gender, seperti mengatakan "anak perempuan seperti ini / anak laki-laki seperti ini".
  • Jangan berasumsi bahwa seseorang tidak atau tidak akan marah dengan tindakan berkonteks seksual.
  • Jangan secara otomatis berasumsi bahwa setiap mahasiswa harus memiliki pasangan.
  • Jika seseorang mengkritik perilaku kalian, tidak masalah apa niat kalian, dengarkan terlebih dahulu apa yang mereka katakan.
Pelecehan Seksual Dilarang pada Pamflet Asrama Universitas Kyoto
Aturan Pelecehan Seksual Dilarang (https://soranews24.com/2020/03/14/kyoto-university-dorm-pamphlet-advises-residents-on-how-not-to-commit-sexual-harassment/)

Tidak mengherankan sama sekali, saran ini beresonansi dengan netizen, dan banyak yang mengatakan bahwa mereka berharap aturan ini dipasang di bidang kehidupan lain (terutama kantor).

 

"Ini luar biasa! Sepertinya aturan ini harus didistribusikan di semua industri. "

“Saya suka bagaimana aturan ini secara tidak langsung menyebutkan, memuji penampilan seseorang, tidak peduli betapa cantiknya mereka, terkadang bisa berlebihan. Ada banyak pria yang tidak mengerti betapa memalukannya menjadi objek seksual. Ini berlaku di semua jenis kelamin."

“Ketika saya membaca ini, terangkat sudah beban berat di dada saya. Saya berpikir, jadi waktu itu saya tidak suka apa yang dilakukan kepada saya, sebenarnya karena itu merupakan pelecehan seksual. Saya tidak salah. Saya seharusnya lebih percaya pada kenyataan bahwa itu bukan kesalahan saya. Terima kasih telah berbagi hal ini. "

Pelecehan Seksual Dilarang pada Pamflet Asrama Universitas Kyoto
Pelcehan Seksual di Jepang (https://blogs.ubc.ca/cals/sexual-harassment-in-japan/)

Berkat @tai_kai_sha, lebih banyak orang di luar siswa asrama baru yang sekarang memiliki akses ke nasihat hidup yang berharga ini. Mudah-mudahan aturan pelecehan seksual dilarang ini akan mendorong banyak orang mencegah terjadinya insiden pelecehan. Atau membuat orang yang memiliki niat tidak baik, seperti melacak idola favorit dengan melihat pantulan di matanya, untuk mengurungkan niatnya.