Share on

Gubernur Niigata yang menjabat sejak tahun 2016, Ryuichi Yoneyama telah mengumumkan pengunduran dirinya menyusul dugaan skandal seks.

Yoneyama mengadakan konferens pers pada hari rabu (18/4) lalu, satu hari sebelum sebuah majalah mingguan diduga akan mempubikasikan kisah mengenai skandal tersebut. Yoneyama mengungkapkan bahwa ia telah mengajukan pengunduran dirinya pada hari yang sama, sebelum konferensi pers tersebut.

Ia menyatakan bahwa ia memutuskan untuk mundur, demi mencegah kekisruhan lebih lanjut, juga sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakannya. Ia juga menambahkan bahwa ia meminta maaf sedalam-dalamnya atas tindakannya yang menghianati kepercayaan banyak pihak.

Yoneyama terpilih sebagai gubernur pada Oktober 2016, dengan dukungan dari Partai Komunis Jepang, Partai Liberal, dan Partai Sosial Demokratik.

Ia termasuk pihak yang mewaspadai dijalankannya kembali pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki-Kariwa di prefektur tersebut. Pembangkit tersebut dijalankan oleh Tokyo Electric Power Company, operator pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi, yang rusak pada gempa bumi dan tsunami pada Maret 2011. Pihak pembangkit listrik kini tengah mengumpulkan persetujuan masyarakat setempat untuk memulai kembali pembangkit listrik Kashiwazaki-Kariwa.

(Featured image: News on Japan)