SHARE THIS ARTICLE

Membawa fiksi ilmiah lebih dekat dengan kenyataan, dua perusahaan telah bergabung untuk membuat replika seukuran nyata dari robotic battle suit (pakaian pertempuran robotik) dari seri manga fiksi ilmiah populer “Appleseed“.

Guges1
Robotic battle suit Landmate Guges seukuran nyata berdiri dengan tinggi sekitar 2,5 meter. (Toshiyuki Takeya)

Real Guges setinggi 2,5 meter ini benar-benar dapat dipakai oleh operator manusia. Meskipun benda ini bergantung pada tenaga manusia untuk berfungsi untuk saat ini, produsennya bertujuan untuk menggunakan motor dan sumber daya lain untuk membuatnya tersedia untuk misi penyelamatan dan pekerjaan konstruksi.

Meskipun powered suit ini diresmikan baru-baru ini, benda ini akan dibongkar dalam waktu beberapa bulan karena kurangnya ruang penyimpanan untuk menyimpannya.

Exoskeleton bertenaga ini mengambil model dari Landmate Guges, robotic battle suit dari “Appleseed” karya Shirow Masamune, yang paling dikenal sebagai pencipta “Ghost in the Shell.”

Manga ini juga diadaptasi menjadi film animasi yang menjadi banyak dibicarakan atas animasinya yang presisi. Film ini dimungkinkan dengan menggunakan motion capture, yang melibatkan proses merekam gerakan para aktor manusia untuk menghidupkan karakter digital.

Dikenakan oleh protagonisnya, Guges ini melakukan berbagai gerakan yang kuat dengan cara yang presisi. Robot ini telah menjadi salah satu robot yang paling dicintai dan dihargai oleh para penggemar anime fiksi ilmiah.

Real Guges merupakan produksi bersama dari produsen model Dai-Nihon Giken (Poseidon Co.) dan Sagawa Electronics Inc., sebuah perusahaan start-up yang mengkhususkan diri dalam produksi robot. Robot suit ini diungkapkan pada tanggal 9 Februari selama Wonder Festival, konvensi dua kali setahun yang ditujukan untuk berbagai garage kit, yang diselenggarakan di pusat konvensi Makuhari Messe di Prefektur Chiba, Jepang.

Saat robot ini berjalan, powered suit setinggi 2,5 meter ini memamerkan kehadirannya yang mengintimidasi dan memukau para penggemar.

Guges4
Kepala Dai-Nihon Giken Seiji Tanaka, kiri, yang bertanggung jawab atas bagian luar baju robot, dan presiden Sagawa Electronics Kosuke Machi, yang bertanggung jawab untuk mekanisme internal, mengapit Guges. (Toshiyuki Takeya)

Seiji Tanaka, 44 tahun, presiden Dai-Nihon Giken, adalah tokoh terkenal di kalangan penggemar model karena membuat berbagai replika ukuran nyata dari senjata dan model kertas. Ia pernah menciptakan model kertas seukuran nyata dari robot Scopedog dari serial animasi “Armored Trooper Votoms“. Model setinggi 3,8 meter tersebut cukup besar untuk menempatkan seseorang di dalamnya.

Presiden Sagawa Electronics Kosuke Machi, 25 tahun, berkenalan dengan Tanaka ketika ia masih di SMA. Ia mengikuti kontes Robo-One menggunakan robot humanoid bipedal dengan model plastik dari robot dari serial animasi “Mobile Suit Gundam” yang dilengkapi dengan motor servo.

Semua orang langsung berteman dengan satu sama lain dalam komunitas robot, sehingga kita secara alami menjadi teman,” kata Machi.

Ia kemudian belajar di sekolah pascasarjana untuk mengerjakan exoskeleton, yang dirancang untuk membantu memperluas batas-batas kinerja manusia.

Dikenakan oleh seseorang, exoskeleton adalah perangkat yang meningkatkan kekuatan jari-jari, tungkai dan bagian lain dari tubuh manusia dan membantu melakukan tugas-tugas dengan cara yang lebih tepat.

Setelah lulus, Machi mendirikan Sagawa Electronics untuk menerapkan mekanisme dan membuat exoskeletonPowered Jacket“.

Sementara itu, Tanaka muncul dengan sebuah ide untuk membuat Guges seukuran nyata setelah Scopedog dan berbicara dengan Machi pada musim gugur 2012.

Yang mengejutkannya, Machi telah setengah jalan melalui produksi Powered Jacket pada saat itu.

Ini adalah waktu yang sangat tepat, dan semua yang mereka harus lakukan adalah menggunakan sistem untuk Guges, seingat Tanaka.

Guges5
Presiden Sagawa Electronics Kosuke Machi masuk ke dalam pakaian robot dan mengoperasikan kepala, lengan dan kakinya. (Toshiyuki Takeya)

Kerangka Powered Jacket dalam Guges terbuat dari serat karbon, dengan sendi-sendi yang terbuat dari paduan aluminium.

Kaki-kaki robot tersebut dapat dikenakan di sekitar kaki dan paha. Ketika pemakainya menggerakkan kaki, mesin dapat mereproduksi semua gerakan dari sendi pinggul, lutut dan pergelangan kaki, begitu juga dengan gerakan memutarnya, menurut para penciptanya.

Tubuh bagian bawah dari model terbarunya tidak didukung dengan sistem mekanis. Tapi didorong oleh tenaga manusia dan bergerak seperti egrang bambu, pada prinsipnya. Para produsen mengatakan mereka bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan kecepatannya dengan memasang motor di sistem dari versi berikutnya.

Guges2
Bagian belakang Landmate Guges (Toshiyuki Takeya)

Karena lengannya ditempatkan di atas kepala si pemakai, anggota badan robotnya tidak dapat dipakai langsung. Gerakan lengan pemakainya disampaikan oleh sensor ke motor servo. Dari luar, pakaian robot ini tampaknya memiliki dua pasang tangan, dengan satu pasang lebih kecil dari yang lain.

Selain gerakan lengannya, jari-jarinya bisa dibuka oleh empat langkah tambahan.

Ikat kepala yang dikenakan oleh operator merelay informasi dari gerakan kepala, memungkinkan wajah Guges untuk menoleh.

Dengan empat display dipasang di dalam dada robot ini, para pemakainya dapat menonton tayangan live dari kamera yang ditempatkan di bagian depan, belakang dan samping pakaian robot tersebut.

Guges3
Tayangan live dari kamera yang terpasang di bagian depan, belakang, dan sisi ditampilkan pada layar LCD di dalam kokpit. (Toshiyuki Takeya)

Selain ‘Appleseed,’ ada banyak karya fiksi ilmiah yang menampilkan powered suit (pakaian bertenaga). Saya ingin menunjukkan bahwa kita dapat membuat hal-hal sampai ke tingkat ini dengan teknologi saat ini,” Machi menjelaskan.

Powered Jacket dari Sagawa Electronics dibanderol dengan harga 12.500.000 Yen (121.000 $) per unit, dan perusahaan tersebut mengatakan telah menerima pesanan untuk beberapa unit.

Saat ini, jaket robotik tersebut belum cukup kuat untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari, dan terbatas pada penggunaan hiburan saja. Tapi sang presiden mengatakan ia bermaksud untuk mengembangkan pakaian tersebut untuk berbagai aplikasi praktis, seperti untuk tanggap bencana dan tenaga kerja konstruksi.

Bagi saya, Guges seukuran nyata adalah lelucon besar, gagasan saya,” kata Tanaka. “Saya berharap bahwa orang-orang akan membeli DVD dengan petunjuk tentang bagaimana membangun sebuah model kertas karena mereka dapat memenuhi impian mereka untuk membuat Guges setinggi 2,5 meter dengan itu.”

DVD yang berisi data PDF-nya dijual seharga 3.150 Yen dari website Dai-Nihon Giken. Untuk membuat model kertas, sebuah printer, sekitar 200 lembar kertas berukuran A3 dan kardus di mana kertas-kertas itu disisipkan juga diperlukan. Para perakit juga harus memastikan bahwa mereka memiliki cukup ruang untuk menyimpannya.

Source : ajw.asahi.com
COMMENT