SHARE THIS ARTICLE
Tidak hanya berfoto di studio, pengunjung bisa juga berjalan-jalan di taman yang dirancang seperti kehidupan Jepang di masa Edo. (KOMPAS/FRANS SARTONO)
Tidak hanya berfoto di studio, pengunjung bisa juga berjalan-jalan di taman yang dirancang seperti kehidupan Jepang di masa Edo. (KOMPAS/FRANS SARTONO)

Pemerintah Jepang menargetkan kunjungan 200.000 wisatawan Indonesia pada tahun 2015. Negara yang terkenal dengan julukan Negeri Sakura ini terus melakukan inovasi strategi untuk menaikkan target kunjungan wisatawan asal Indonesia.

Salah satu caranya adalah kami berusaha rutin untuk mengadakan acara Japan Travel Fair untuk menyebarkan informasi pariwisata negara kami,” kata Ryo Ito, Direktur Japan National Tourism Organization (JNTO) Jakarta Office kepada Kompas Travel di Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Selain itu, pihak JNTO juga mempromosikan waktu-waktu di mana pengunjung tidak banyak datang ke Jepang. “Wisatawan dapat mencoba promo low season mulai dari bulan Januari, Februari, dan Mei. Harga yang ditawarkan setiap daerahnya bervariasi,” tuturnya.

Perwakilan pemerintah daerah atau pengelola tempat wisata di Jepang antara lain berasal dari prefektur Gifu, Kansai, Kyushu, Okinawa, Shizuoka hingga Tokyo Kanagawa.

Kami bekerja sama dengan tiga operator penerbangan yaitu Japan Airlines, Garuda Indonesia, dan All Nippon Airlines. Pengunjung dapat mendapatkan tiket murah di Japan Travel Fair,” ujarnya.

Ito berharap dengan adanya Japan Travel Fair 2015 dan strategi yang dilakukan, target kunjungan wisatawan Indonesia dapat tercapai. Sebelumnya, berdasarkan data JNTO, pada tahun 2014 wisatawan Indonesia yang berlibur ke Jepang tercatat sebanyak 158.700 orang.

Source : travel.kompas.com
COMMENT