Share on

Nagoya adalah kota yang dihuni tiga komandan militer utama (Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu) selama Zaman Sengoku Jepang. Karena itu, gak aneh kan jika di sini banyak tempat-tempat bersejarah yang berhubungan dengan Zaman Sengoku? Nah, lewat artikel ini, JS akan menunjukkan 5 tempat bersejarah di Nagoya yang harus kamu kunjungi!

Kastil Nagoya (Tokugawa Ieyasu)

Kastil Nagoya (wow-j.com)
Kastil Nagoya (wow-j.com)

Tokugawa Ieyasu (1542 – 1616) adalah pendiri dari Keshogunan Tokugawa, sebuah pemerintahan samurai berlangsung selama 300 tahun lamanya. Dalam masa pemerintahannya itu, Tokugawa membangun sebuah kastil pada tahun 1614. Kastil ini menjadi simbol Nagoya dan identik dengan menara dan citadel luarnya yang besar.  Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan sebuah pameran yang memperlihatkan berbagai dokumen terkait sejarah kastil dan Keshogunan Tokugawa. Sebelum dibangun kembali pada tahun 1959, sebagian besar bangunan (termasuk menaranya) hancur akibat serangan udara saat Perang Dunia II. 

Jika ingin memasuki kastil ini, kamu harus merogoh kocek sebesar 500 yen untuk orang dewasa. Bagi anak SMP  dan di bawahnya, gratis!

Kastil Kiyosu (Oda Nobunaga)

Kastil Kiyosu (wow-j.com)
Kastil Kiyosu (wow-j.com)

Oda Nobunaga (1543 - 1582) memasuki kastil ini pada tahun 1555 dan menggunakannya sebagai markas utama hingga pindah ke Kastil Gifu pada tahun 1567. Menurut beberapa sumber, kastil ini dibangun saat gubernur militer provinsi menjadi daimyo di area tersebut sekitar tahun 1390 hingga 1420, meski hingga kini belum diketahui pasti kapan dan siapa yang membuat kastilnya. Ketika Nobunaga tertembak di Kuil Honnoji, Kyoto pada 1582, banyak komandan militer (termasuk putra keduanya) yang menjadi penguasa di kastil ini hingga ditinggalkan pada tahun 1610. Kini, Kastil Kiyosu telah dibangun kembali, berikut menara dan taman ala Jepangnya. Di dalam menaranya, ada pameran dokumen bersejarah yang bisa kamu lihat.

Ingin coba masuk? Beli saja tiket masuknya dengan harga 300 yen bagi orang dewasa dan 150 yen bagi siswa SMP dan SMA.