Share on
Penuhi Kebutuhan Asupan Sayuran Harianmu Dengan Sup Miso Sayuran yang Lezat & Bergizi
Photo by: Masahiro Gohda

Dalam sehari, manusia umumnya memerlukan asupan sayuran sebanyak 350 gram, dan sup miso racikan profesor Kagawa Nutrition University, Nakako Matsumoto, menggunakan takaran sayuran mencapai 100 gram per porsinya. Sang profesor juga merekomendasikan resep-resep mudah bergizi tinggi untuk menu sehari-hari yang tak akan membebankan mereka yang menyiapkannya, hingga pola 'ichiju sansai' (1 sup dan 3 menu pendamping) yang menjadi budaya makan kebanyakan orang Jepang, tak perlu persis dipraktikkan, kala 1 sup dan 2 menu pendamping, misalnya, telah cukup memenuhi kebutuhan asupan gizi seseorang. Berikut adalah resep sup miso sayuran lezat yang sekaligus telah akan memenuhi 1/3 kebutuhan asupan sayuran harian kalian dalam setiap porsinya.

Bahan: (untuk 2 porsi)

3 cup kaldu dashi 100 gram lobak daikon 80 gram wortel 1/2 (100 gram) tahu tebal yang telah digoreng (atsuage) 1/2 (20 gram) daun bawang 1 1/2 sdm miso

Cara Memasak:

1. Potong lobak menjadi 4 bagian (menurut panjangnya - posisi horizontal), lalu potong-potong dengan ketebalan kira-kira 5 mm. Potong-potong wortel dengan ketebalan yang sedikit lebih tipis dibandingkan potongan lobaknya. Potong tahu menjadi 2 bagian, lalu potong-potong dengan ketebalan 5 mm pula. Iris-iris daun bawang menjadi potongan setebal 1 cm.

2. Tuang kaldu ke dalam panci, lalu tambahkan lobak dan wortel. Masak dengan suhu tinggi (api besar) hingga mendidih.

3. Kecilkan api dan masak selama sekitar 10 menit sampai empuk. Tambahkan tahu dan masak sekitar 5 menit. Buang ampas yang mengapung, dan apabila mengganggu, kalian juga boleh membuang minyak yang keluar.

4. Kalian bisa menusuk sayuran dengan tusuk sate atau garpu untuk memeriksa apakah sudah empuk atau belum. Tambahkan miso dan biarkan larut dalam kaldunya. Tambahkan daun bawang dan matikan apinya setelah mendidih. Sajikan.

Penuhi Kebutuhan Asupan Sayuran Harianmu Dengan Sup Miso Sayuran yang Lezat & Bergizi
Dalam pelajarannya, profesor Matsumoto pernah menyuruh para mahasiswanya untuk mencatat makanan apa saja yang mereka makan setiap harinya. (Photo by: Masahiro Gohda)