SHARE THIS ARTICLE
Inilah hadiah-hadiah Natal yang para wanita di Jepang berharap tidak pernah dibelikan oleh pacarnya (1)
image: m.oxfordmail.co.uk

Bertukar atau memberi hadiah saat Natal sudah menjadi hal yang sangat lumrah dilakukan, begitu juga di Jepang. Apa kalian sudah membuka hadiah Natal dari pacar kalian? Apa hadiah dari pacar kalian itu sesuai dengan yang kalian bayangkan sebelumnya, atau tidak? Selama tanggal 27 dan 28 November 2015, goo Ranking telah meminta Research Plus dari iBridge untuk melakukan survei kepada 500 anggotanya, yang semua anggota survei ini adalah wanita berusia antara 20 hingga 39 tahun, dan bertanya tentang hadiah-hadiah Natal apa saja yang para wanita di Jepang berharap tidak pernah dibelikan oleh pacarnya. Berikut adalah hasilnya dikutip dari whatjapanthinks.com.

Inilah hadiah-hadiah Natal yang para wanita di Jepang berharap tidak pernah dibelikan oleh pacarnya (2)
image: www.flickr.com/photos/jennerosity/

Apa hadiah dari pacar kalian yang kalian akan dengan senang hati mengatakan padanya bahwa kalian tidak menginginkannya?

1. Coklat berbentuk kelamin dan barang-barang bertema mesum lainnya – 6,9%
2. = Busana yang menjadi tren tahun lalu – 6,4%
2. = Kotak perhiasan yang terlihat murah yang dibeli di toko 100 ¥ – 6,4%
4. = Cincin bermerek palsu – 6,2%
4. = Aksesoris hadiah dari Pachinko – 6,2%
6. = Software game PC bekas – 6,1%
6. = Ukiran kayu dari pengrajin lokal – 6,1%
8. = Mainan dewasa – 5,9%
8. = Mainan besar yang dapat dipeluk – 5,9%
10. Barang berbulu yang agak berbau minyak – 5,8%
11. Acar yang dibuat oleh orang tua mereka – 5,5%
12. Kostum cosplay – 5,3%
13. Kue buatan sendiri yang tidak membangkitkan selera – 4,9%
14. Boneka musikal yang terlalu bertema ajaib – 4,8%
15. Sandal bertema karakter yang tidak dikenal – 4,4%
16. = Karangan bunga yang tampak tidak segar – 3,9%
16. = Puzzle yang telah selesai disusun – 3,9%
18. Mug bertema Natal – 2,5%
19. Kalung bermerek dengan bentuk outline seperti hati – 1,9%
20. Makanan yang bukan favorit saya – 1,2%

Source : whatjapanthinks.com
COMMENT