SHARE THIS ARTICLE

Jalan-jalan di Jepang sepertinya tidak lengkap kalau belum eksis di media sosial. Namun seringnya traveler kebingungan mencari Wi-Fi. Eits, ada cara baru. Coba saja sewa modem online!

Solusi Tetap Online (1)
Paket modem Wi-Fi (Gagah/detikTravel)

Bagaimana caranya supaya bisa terhubung terus ke dunia maya di Jepang? Roaming data dengan menumpang operator lokal bisa dilakukan tetapi kecepatannya tidak maksimal. Kalau mengandalkan Wi-Fi gratis, sepertinya sulit juga.

Karena tidak semua tempat di Jepang ada Wi-Fi gratis. Masa upload foto harus menunggu kembali ke hotel dulu? Kurang update nantinya.

Cara mudah mengatasi supaya kita tidak jadi fakir Wi-Fi adalah dengan menyewa Wi-Fi router atau sering juga disebut modem Wi-Fi. Modem itu bisa disewa di bandara sesaat kita mendarat di Jepang, entah di Narita, Haneda, maupun Osaka.

Alternatif lain menyewa modem Wi-Fi dengan cara online. Jadi sebelum berangkat ke Jepang, kita bisa menyewanya secara online dan membayarnya dengan kartu kredit atau paypal.

Ada cukup banyak situs yang menawarkan jasa pemesanan sewa modem Wi-Fi secara online. Cukup masukkan kata kunci seperti ‘wifi router rent, japan‘ di Google maka akan muncul situs-situs yang menyewakan modem.

Salah satu situs yang detikTravel coba untuk pemesanan adalah http://japan-wireless.com/. Ada beberapa variasi modem dengan kecepatannya masing-masing yang bisa disewa. Mulai dari kecepatan 21 Mbps sampai dengan 75 Mbps dan semuanya unlimited, silakan disesuaikan dengan kebutuhan.

Solusi Tetap Online (2)
Cukup mengambil dan mengembalikannya di kantor pos (Gagah/detikTravel)

Biaya sewanya tidak dihitung per hari, tetapi disesuaikan dengan lama sewa. Makin lama sewa maka makin murah biayanya. Contohnya sewa modem wifi yang 21 Mbps 1-2 hari 2.800 yen, tetapi jika 5 hari cuma 3.700 yen (sekitar Rp 421 ribu).

Mahal? Tidak kalau kamu pergi dalam rombongan. Modem wifi ini bisa dipakai sampai dengan 10 orang. Coba hitung jika 5 orang menggunakan paket roaming data Rp 75 ribu/hari selama 5 hari, jauh lebih hemat.

Kembali ke proses penyewaan online. Setelah memilih jenis modem dan lama penyewaan, kita akan diberi tahu total biaya sewa plus ongkos antar. Kamu bisa memilih untuk diantar ke bandara seperti yang detikTravel minta atau ke hotel.

Setelah pembayaran oke, konfirmasi pemesanan akan dikirimkan via email. Termasuk voucher pengambilan modem, traveler print saja supaya lebih praktis. Sekadar tips, supaya barangnya sudah ada ketika kita sampai di Jepang sebaiknya pemesanan dilakukan H-3 kedatangan, tidak mendadak.

Setelah mendarat di Terminal 1 Bandara Narita dan keluar dari pemeriksaan imigrasi, detikTravel langsung menuju ke lantai 4 untuk mengambil modem pesanan di kantor pos. Setelah menunjukkan voucher pemesanan, petugas langsung mengambilkan pesanan detikTravel. Simpel dan cepat, tanpa ada biaya tambahan.

Di dalam paket paket pos itu terdapat modem Wi-Fi, power bank (ini yang keren nih), petunjuk penggunaan, dan amplop besar yang akan digunakan untuk mengembalikan modem Wi-Fi ini kelak.

Tidak perlu berlama-lama, detikTravel langsung menjajal modem Wi-Fi ini. Koneksi dari ponsel berlangsung cepat tanpa halangan, dan kecepatannya ngebut. Bahkan ketika di dalam subway pun tetap bisa browsing dengan lancar.

Jika sudah hendak kembali ke tanah air, maka masukkanlah paket modem tersebut ke dalam amplop besar yang kamu temukan di dalam paket tadi. Setelah itu masukkan ke dalam kotak pos atau lewat kantor pos di mana saja tanpa ada biaya tambahan.

Bagaimana, tertarik mencoba?

Source : travel.detik.com
COMMENT