SHARE THIS ARTICLE
Ilustrasi mata uang Jepang
Ilustrasi mata uang Jepang

Kehilangan dompet saat berada pada satu acara festival adalah hal yang dapat membuat kesal. Apalagi jika ada banyak dokumen penting di dalamnya.

Namun hal itu tampaknya bukan masalah besar jika Anda berada di Jepang. Sebab anda cukup datang dan melapor ke pos polisi terdekat atau koban dalam bahasa Jepang.

Dikutip dari laman Rocket News 24, Rabu, 18 Februari 2015, kantor polisi di Tokyo menghitung jumlah uang tunai dan barang lain yang dikembalikan oleh orang-orang setiap tahun.

Hasilnya, total uang tunai dan harta benda lain yang dikembalikan pada 2014, mencapai 33 miliar yen atau Rp 3,5 triliun. Polisi akan menyimpan barang hilang selama tiga bulan.

Jika tidak ada yang mengklaim selama waktu itu, maka orang yang menemukan dapat memilikinya. Sekalipun jika pemilik barang datang, penemu bisa menerima hadiah.

Tapi hampir semua penemu barang tidak akan mau menerima hadiah. Jika tidak ada yang pemilik barang yang mengklaim, maka penemunya akan menyumbangkan pada kantor polisi.

Berapa pun nilai uang yang hilang, masyarakat di negeri matahari terbit itu tampaknya sangat jujur dan bakal menyerahkannya pada polisi. Penemuan terbesar adalah uang tunai senilai $ 27,8 juta.

Apa yang akan terjadi jika uang sebanyak itu, ditemukan oleh seseorang di negara lain?

Source : dunia.news.viva.co.id
COMMENT