SHARE THIS ARTICLE

Hayao Miyazaki menentang Jepang berperang (1)Pada hari Senin pagi, di markas Studio Ghibli yang terletak di barat Tokyo, Hayao Miyazaki mengadakan konferensi pers, namun bukan tentang kembalinya ia dari masa pensiunnya, bukan juga tentang penutupan Studio Ghibli. Ternyata, konferensi pers tersebut diadakan terutama untuk membuat pernyataan politik terhadap Perdana Menteri Shinzo Abe yang akan “menafsirkan ulang” konstitusi Jepang, yang akan menyatakan perang atau menggunakan kekuatan untuk memecahkan berbagai sengketa internasional. Abe ingin memperluas kemampuan Jepang dalam melakukan perang.

Seperti dikutip dari otakuusamagazine.com, Miyazaki menyatakan kritiknya terhadap Abe, “Saya percaya Perdana Menteri Abe ingin meninggalkan namanya dalam sejarah sebagai orang besar yang merevisi Konstitusi dan interpretasinya, yang saya pikir tercela.” Sutradara Spirited Away itu juga meminta Abe untuk melakukan permintaan maaf Jepang terhadap negara-negara tetangganya di Asia karena melakukan perang selama Perang Dunia II pada kesempatan ulang tahun ke-70 dari akhir masa perang terebut, yang akan datang.

Hayao Miyazaki menentang Jepang berperang (2)
Photo: Toru Yamanaka/AFP/Getty Images

Selain itu, Miyazaki juga menyerukan penentangannya terhadap relokasi pangkalan militer Amerika Serikat di Okinawa. Sejak bulan Mei, ia telah menjadi kontributor dana terhadap gerakan tersebut. Selain tentang politik, Miyazaki juga menyinggung baru-baru ini ia mengumumkan akan membuat animasi pendek dengan CG untuk pertama kalinya untuk museum Ghibli, dan menyatakan produsernya mengharapkan akan selesai dalam tiga tahun, namun ia berharap untuk menyelesaikannya lebih cepat.

Source : otakuusamagazine.com
COMMENT