Share on

Bukan rahasia lagi kalau orang Jepang terkenal suka minum alkohol. Kebanyakan orang pernah ke setidaknya mengikuti satu "nomikai", pesta minum alkohol Jepang. Jepang juga memiliki minuman beralkohol tradisional seperti sake atau anggur beras, shochu, dan nihonshu yang disukai penduduk setempat. Minum alkohol adalah bagian besar dari budaya Jepang, karena itu budaya ini juga memiliki aturannya sendiri. Berikut adalah tujuh hal yang harus kamu ketahui sebelum pergi ke bar atau pub di Jepang untuk minum.

Advertise With Us

1. Harus Berusia 20 tahun atau Lebih

Budaya Minum
Budaya minum alkohol di Jepang (tsunagujapan.com)

Usia legal untuk minum alkohol berbeda-beda di setiap negara. Kanada, Inggris Raya, dan sebagian Eropa mengizinkan minum dari usia 18 tahun, sedangkan di Jepang usia dewasanya adalah 20 tahun, dan juga merupakan usia legal untuk merokok dan minum alkohol.

2. Kebanyakan Orang Memulai dengan Bir

Beer
Beer (jpninfo.com)

Jika kamu berada dalam acara minum dengan grup besar, hal pertama yang kemungkinan besar akan dipesan orang adalah segelas draft beer. Kamu tidak perlu memesan bir jika tidak mau, tetapi bir biasanya adalah minuman awal bagi kebanyakan orang sebelum meminum minuman beralkohol lain.

3. Saling Menuangkan Minuman

Menuangkan Minum
Menuangkan minum untuk orang lain, budaya minum alkohol di Jepang (jpninfo.com)

Jika kamu memesan minuman dalam botol, entah itu bir atau wine, pelayan juga akan membawakan beberapa gelas agar kamu bisa berbagi minuman botol tersebut. Jangan pernah menuangkan minuman untuk diri sendiri! Setiap orang akan saling menuangkan minuman untuk orang lain, dan kamu diharapkan untuk melakukan hal yang sama. Tuangkan minuman untuk orang yang duduk di sebelah kamu, dan pegang gelas kamu sementara orang lain menuangkan minuman untukmu.

4. Tunggu Sampai Semua Orang Punya Minuman

Budaya Minum
Budaya minum alkohol di Jepang (jpninfo.com)

Kamu mungkin tergoda untuk menyesap segera setelah gelasmu terisi, tetapi pastikan kamu menunggu sampai gelas setiap orang di meja kamu terisi. Dengan begitu, semua orang bisa mulai bersama.

5. Berteriak "Kanpai!"

Kanpai
Kanpai, budaya minum alkohol di Jepang (jpninfo.com)

Saat semua orang memiliki minuman dan siap untuk memulai, semua akan mendentingkan gelas mereka bersamaan dan berkata "Kanpai!". Itu menandakan bahwa setiap orang siap untuk mulai minum. Kamu mungkin juga mendengar "Otsukaresama desu!" jika mereka adalah rekan kerjamu, yang merupakan cara berterima kasih satu sama lain atas kerja keras semua orang.

6. Berhati-Hati Saat Mendentingkan Gelas

Kanpai
Kanpai, budaya minum alkohol di Jepang (jpninfo.com)

Selama "kanpai", posisi gelas sangat penting. Pastikan gelas kamu tidak di posisi lebih tinggi dari siapa pun yang dianggap "di atas" kamu, seperti bos atau atasan.

7. Manfaatkan All You Can Drink

Nomihoudai
Nomihoudai (jpninfo.com)

Beberapa bar dan restoran menawarkan "nomihoudai" atau “all you can drink”, di mana kamu dapat memesan minuman sepuasnya dalam batas waktu yang ditentukan, biasanya mulai dari 90 menit hingga tiga jam. Jika kamu merencanakan nomikai atau keluar malam dengan teman-teman, pastikan untuk memeriksa apakah tempat yang kamu tuju menawarkan nomihoudai dengan harga tertentu. Dengan begitu, kamu bisa minum sepuasnya dan mengetahui berapa tagihan yang perlu kamu bayar.