SHARE THIS ARTICLE

Jika berbicara mengenai masakan mie dari Jepang, yang langsung terlintas di benak orang-orang mungkin adalah ramen, kemudian soba dan udon. Sebenarnya, di Jepang pun ada satu lagi jenis makanan mie yang populer dari daerah Nagasaki, bernama champon.

(image: timetravelturtle.com)

Salah satu perbedaan yang terlihat antara champon dan ramen, adalah banyaknya sayuran yang terdapat pada masakan yang satu ini, juga tidak nampaknya charsiu yang biasanya dihidangkan pada ramen. Namun tidak perlu khawatir, sebab banyak potongan daging yang terselip di antara seluruh sayuran dan seafood di dalam masakan ini.

Selain isiannya, hal yang paling membedakan antara champon dengan ramen adalah cara pembuatannya. Masakan mie yang satu ini dibuat dengan menumis daging, seafood, dan sayuran menggunakan lemak babi, sebelum kuah yang dibuat dari daging ayam dan tulang ditambahkan ke dalamnya. Setelah itu, mie pun dimasukkan ke dalamnya, dan dididihkan bersama. Hal ini sangat berbeda dengan ramen, di mana kuah dengan isiannya dan mie dimasak secara terpisah, dan membuat champon memiliki rasa yang unik.

Champon awalnya dibuat berdasarkan masakan Cina, dan terinspirasi dari sebuah masakan yang berasal dari provinsi Fujian di Cina. Masakan ini pertama kali dihidangkan di sebuah restoran di kota Nagasaki yang populer di kalangan pelajar asal Cina. Masakan ini didesain sebagai masakan murah dan mengenyangkan untuk mereka, dan memiliki rasa yang mirip masakan kampung halaman mereka.

(image: timetravelturtle.com)

Sampai saat ini, champon masih sangat populer di Nagasaki, meskipun telah menyebar ke seluruh Jepang, dan kadang-kadang bisa ditemukan di restoran ramen. Meski demikian, karena cara memasaknya yang berbeda dengan ramen akan membuat restoran membutuhkan set peralatan yang berbeda, tidak semua restoran ramen dapat menyediakan masakan mie yang satu ini.

(Featured image: tokyodinner.com)

Sources :
COMMENT