SHARE THIS ARTICLE

sushi-dari-daging-kuda (1)

Menyantap sushi yang berbahan fillet seafood mungkin sudah terlalu standar untuk Anda. Kappamaki atau inarisushi yang terbuat dari timun dan kulit tahu pun sudah biasa. Kalau begitu ini saatnya bagi Anda untuk mencoba sushi dari daging kuda.

Sushi variatif ini diperkenalkan oleh Nikuzushi, sebuah kedai sushi di Ebisu, tepatnya di belakang deretan restoran di pertokoan Ebisu Yokocho. Kedai yang memiliki nama berarti ‘sushi daging’ ini memang terkenal karena menu sushi daging kuda yang ditawarkan.

Menu sushi kuda yang direkomendasikan oleh chef seperti dilaporkan Rocketnews24 adalah satu set sushi daging kuda seharga 1.600 yen atau sekitar 15 dollar AS dan 176.000 Rupiah. Satu set sushi terdiri dari dua potong akami (daging tanpa lemak), harami (bagian perut), nakaochi (bagian punggung), dan negitoro (daging berlemak dan daun bawang yang dibalut nori). Menurut tim Rocketnews24 rasanya sangat lezat. Sari daging kuda menyatu sempurna dengan aroma nasi cuka sushi.

sushi-daging-kuda (1)

sushi-dari-daging-kuda (2)

Daging kuda yang menjadi bahan andalan dalam kuliner ini diimpor oleh Nakamura, sang chef dari peternakan Kanada. Pasalnya, selain lebih murah daripada daging kuda produksi Jepang (yang paling terkenal di daerah Kyushu), daging kuda asal Kanada juga lebih rendah lemak, cocok dipadukan dengan nasi cuka. Dengan begitu kedai ini bisa menjual sushi dengan kualitas tinggi namun dengan harga yang masih terjangkau. Maklum, daerah Ebisu adalah surganya kaum profesional muda Jepang yang mencari hiburan serta kuliner terjangkau.

sushi-dari-daging-kuda (3)

sushi-daging-kuda (3)

Tidak ingin terlalu ekstrem dengan mencoba sushi kuda? Jangan kuatir, Nikusuzhi juga menyediakan sushi daging sapi yang tak kalah lezatnya. Konon rasa daging sapinya meleleh di dalam mulut.

sushi-daging-kuda (2)

sushi-dari-daging-kuda (4)

Kalau Anda penasaran untuk mencoba varian sushi-sushi berbahan dasar daging ini, datang saja ke Nikuzushi dengan alamat Tokyo-to, Shibuya-ku, Ebisu 1-7-4, Ebisu Yokocho-nai. Kedai ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama dua menit saja dari Stasiun Ebisu.

Setiap hari kedai ini mulai melayani pembelian mulai dari jam 5 pagi hingga jam 5 petang. Tetapi mereka tutup setiap hari Minggu dan hari libur nasional. Jadi sebaiknya Anda berkunjung ke sana saat hari kerja.

Photo by Rocketnews24

Source : merdeka.com
COMMENT