SHARE THIS ARTICLE

Anak-anak sekolah dasar Jepang ternyata bercita-cita ingin jadi tukang kue (perempuan) dan ingin jadi olahragawan terkenal (laki-laki). Sedangkan orangtua mereka menginginkan anaknya jadi pegawai negeri karena pekerjaan aman tidak banyak resiko.

Demikian hasil survei yang dilakukan Kuraray, perusahaan kimia besar Jepang, baru-baru ini diungkapkan Jumat (4/4/2014).

pancake-jepang
Pemilik toko kue Pancake jadi impian anak-anak SD wanita di Jepang.

Sebanyak 4.000 orang diteliti selama Maret lalu. Sejak 1999 sampai dengan kini impian gadis kecil Jepang ternyata sama, ingin jadi pembuat kue atau memiliki toko kue Pancake. Demikian pula pelajar sekolah dasar lelaki sejak 1999 juga tak berubah ingin jadi pemain olahragawan terkenal.

Meskipun demikian anak-anak yang menjawab menyukai “karakter kartun atau televisi” telah hampir tiga kali lipat meningkat dibandingkan dengan lima tahun yang lalu. Anak-anak ini juga ingin menjadi tokoh di bidang entertainmen dan penyanyi terkenal (13,1 persen).

Sedangkan orangtuanya semua ingin anaknya menjadi pegawai negeri kalau sudah besar. Pilihan kedua terbanyak untuk sang gadis, orangtuanya ingin mereka jadi perawat (9,6 persen), lalu pilihan ketiga keinginan orangtua terhadap gadisnya agar bisa menjadi tenaga medis atau apoteker. Kemudian pilihan berikut menjadi tenaga pendidik atau guru dan pilihan kelima menjadi dokter.

Sedangkan untuk orangtua yang memiliki anak lelaki, pilihan kedua setelah besar anaknya diharapkan menjadi peneliti, lalu pilihan lain menjadi insinyur, kemudian karyawan kantor dan pilihan kelima terbanyak agar anaknya menjadi ahli tertentu. Lalu ingin jadi pengasuh, pemilik toko bunga dan pilihan kelima ingin jadi dokter.

Namun bagi si anak lelaki sekolah dasar, pilihan kedua mereka ingin menjadi polisi. Pilihan ketiga ingin menjadi pengendara mobil, pilihan keempat ingin menjadi tokoh di bidang TV dan animasi, serta pilihan kelima menjadi karyawan pemadam kebakaran.

Sedangkan si anak SD wanita, pilihan kedua ingin menjadi tokoh di bidang TV dan animasi.

Source : tribunnews.com
COMMENT