Berita Jepang | Japanesestation.com
Audisi JKT48 generasi kedua ternyata belum berakhir kemarin. Setelah mengerucut menjadi 31 orang, rencananya mereka akan diberangkatkan ke Jepang atas permintaan langsung dari Total Producer AKB48, Yasushi Akimoto. Setelah pengumuman siapa saja yang lolos ke babak selanjutnya disiarkan secara langsung, para calon member generasi kedua menghadiri konferensi pers yang juga dihadiri oleh Direktur Pelaksana RCTI, Ibu Kanti Mirdiati, serta CEO dari Dentsu Media Group Indonesia, Bapak Haris Tajib. Ditanya soal mengapa RCTI berani mengadakan kerjasama dengan JKT48, Ibu Kanti beranggapan bahwa JKT48 adalah next potential artist di dunia entertainment Indonesia. "Audisi 2nd generation ini adalah bagian dari kerjasama antara RCTI dengan JKT48 Operation Team, di mana setiap tahunnya RCTI mencari the next potential artist dan akan bekerja sama. Kerjasamanya berupa bersama membangun hingga  artis ini menjadi besar, dan sebagai timbal baliknya rcti mendapat program yang menginspirasi untuk penonton.”, imbuhnya. Selain itu ia juga mengatakan bahwa JKT48 merupakan tempat mewujudkan mimpi bagi wanita indonesia. Sedangkan bapak Haris Tajib menjelaskan soal konsep JKT48 dan harapan nya terhadap generasi kedua ini. "Kami melihat ada konsep dari AKB48 yang bisa diterapkan di Indonesia, dan terealisasikan dengan adanya JKT48. Melihat kesuksesan dari generasi pertama JKT48, kami berharap JKT48 generasi kedua bisa sesukses generasi pertama.". Ditanya soal konsep seperti apa dari AKB48 yang bisa diterapkan di indonesia, ia menjawab "Konsep AKB48 adalah gadis-gadis yang dididik melalui character building. Dari awalnya pemalu, hingga nantinya bisa percaya diri di depan banyak orang. Itulah yang diharapkan dari 2nd gen ini.”. Selain penjelasan dari CEO Dentsu dan juga direktur pelaksana RCTI, beberapa calon member JKT48 generasi kedua ini juga ditanya mengenai perasaan mereka setelah termasuk di dalam 31 orang ini. Salah satu yang mendapat kesempatan menjawab adalah Viviona, gadis asal Bogor ini mengaku tidak menyangka kalau dirinya terpilih. "Saya benar-benar tidak menyangka bisa terpilih. Tapi ini belum berakhir, aku akan berjuang.".