SHARE THIS ARTICLE

[Special Interview] Seniman - Nozu Reina, pembuat miniatur makanan dari Jepang (1)

(Japanesestation.com, Tokyo 7/10/2015) Ada sebuah restoran Indonesia di Meguro, Tokyo – Jepang, yang bernama ‘Cabe‘. Restoran ini adalah sebuah restoran terkenal, di mana kita dapat menikmat berbagai santapan khas nusantara di Tokyo, Jepang. Menu-menu yang ada tersedia juga dalam berbagai pilihan yang cukup banyak. Dan tidak hanya orang Indonesia yang datang ke restoran Cabe ini, tetapi banyak juga orang Jepang yang mengunjungi restoran ini.

Kemudian tema kali ini adalah tentang makanan. Seperti yang kita ketahui, di Jepang banyak sekali sample makanan yang dapat kita temui di berbagai restoran. Dan ada seorang seniman yang tengah menjadi pusat perhatian di Tokyo. Dia adalah Reina Nozu. Reina telah banyak muncul di sejumlah media, karena ia telah menciptakan berbagai miniatur makanan di Jepang sejak 2 tahun lalu. Reina juga bekerja sebagai model di salah satu majalah fashion di Jepang.

Q. Tolong perlihatkan hasil karya anda.

A. (Menunjukkan Dorayaki) Bahannya dari clay, dan ada juga berbagai campuran bahan-bahan khusus. (Menunjukkan Sushi) Ini adalah sebuah hasil karya siswa. Untuk membentuknya menggunakan jari, tusuk gigi, dan juga menggunakan pinset. (Menunjukkan Paella) Paella ini dibuat dari sebuah wadah pot. Untuk pembuatan Bento, sama seperti pembuatan Sushi. Ada juga kelas pembuatan miniatur makanan, dari siswa ke siswa, siswa yang diajarkan dalam kurikulum setengah tahun dan dua kali dalam sebulan, ibu rumah tangga dan juga seringkali orang tua.

Q. Dapatkah anda menceritakan mengenai kunci dalam membuat miniatur makanan?

A. Pertama-tama, anda harus memperhatikan dengan seksama makanan aslinya sebelum anda mulai membuat miniatur makanannya. Selain itu, anda lebih baik membuatnya lebih bagus karena anda akan membuat sebuah mainan.  Kemudian anda akan menempatkan warna ke dalam clay. Dan ketika anda membuat makanan tersebut, anda harus memakai bahan khusus dalam miniatur makanan.

Q. Apakah jenis makanan yang dipilih oleh Reina?

A. Meal related work, seperti Kroket dan Napolitan (sebuah Pasta Dish yang terkenal di Jepang). Saya juga suka makanan seperti Ramen (sejenis mi), dan Gyoza (pangsit), dan juga makanan seperti nasi goreng, dan lain sebagainya. Saya juga telah membuatnya.

[Special Interview] Seniman - Nozu Reina, pembuat miniatur makanan dari Jepang (2) [Special Interview] Seniman - Nozu Reina, pembuat miniatur makanan dari Jepang (5) [Special Interview] Seniman - Nozu Reina, pembuat miniatur makanan dari Jepang (6)

Q. Bagaimana kesan-kesan Reina tentang Indonesia? Bagaimana gambaran Reina tentang Indonesia?

A. Akhir tahun lalu, dan awal tahun saya pergi ke Bali. Saya tidak sempat pergi ke Jakarta. Tapi berikutnya saya ingin mencoba untuk pergi ke sana! Saya sangat suka nasi goreng dan mi goreng. Dan kesan saya terhadap orang Indonesia adalah mereka sangat ramah dan baik!

Q. Selanjutnya, bagaimana mengenai rencana ke depannya?

A. Saya memiliki kelas pembuatan miniatur makanan tingkat biasa/reguler di Jepang. Saya ingin semua orang untuk bisa membuat miniatur makanan sendiri. Dan Jepang menempatkan miniatur makanan di Perancis, yang mana telah menetapkan bahwa yang menjual ketika perusahaan anda turut berkolaborasi. Selain anda akan diminta untuk mengatur dengan mengambil sampel di restoran. Di luar negeri, tidak seperti Jepang, kami ingin di sana ada tersedia miniatur makanan, karena biasanya tidak ada ditampilkan foto makanan di dalam menu yang tersedia.

Terima kasih, kami berharap anda semakin sukses ke depannya! Selanjutnya, silahkan datang ke Indonesia untuk membuat miniatur makanan ya, Reina!

Website: http://www.miniaturefood.tokyo/
Facebook: https://www.facebook.com/miniaturefood/
Instagram: https://instagram.com/miniaturefood_associationjapan/
Blog: http://ameblo.jp/cupucupu/

Lokasi: Indonesian Restaurant, Cabe
〒 153 – 0063, Meguro-ku, Tokyo Meguro 3 – Chome 1 -2 -7
Facebook: https://www.facebook.com/IndonesianRestaurantCabeMeguro

Article by: Tetsuya Yoneyama

COMMENT