Rakuten Group mengumumkan akses ilegal pada sebagian halaman pemesanan hotel luar negeri Rakuten Travel dan situs reservasi multibahasa. Pada halaman hotel luar negeri, hingga sekitar 2,6 juta catatan pengguna yang pernah masuk ke halaman terdampak berpotensi diakses; rincian reservasi hingga 40 ribu catatan juga masuk cakupan pemeriksaan.
Pada situs multibahasa, pemeriksaan mencakup hingga 860 ribu alamat surel dan ID internal pengguna serta sekitar 40 ribu akun pegawai penginapan. Informasi pembayaran pada sebagian reservasi, hingga sekitar 36 ribu catatan, berpotensi ikut diakses, termasuk identitas penerbit kartu, empat digit terakhir, nama pemegang, masa berlaku, dan merek kartu. Perusahaan menyatakan nomor kartu lengkap, kode keamanan, kata sandi, dan data paspor tidak termasuk dalam cakupan insiden pada situs pemesanan hotel luar negeri.
Rakuten menyatakan sistem terdampak telah diperbaiki dan saat pengumuman belum ada kerugian lanjutan yang dipastikan terkait kejadian ini. Indonesia disebut dikecualikan dari cakupan sebagian halaman pemesanan hotel luar negeri yang terdampak, tetapi insiden pada situs multibahasa merupakan kasus terpisah sehingga hal itu tidak memastikan semua pengguna Indonesia aman.