Share on

Seorang manajer pria berusia enam puluhan dari departemen administrasi Universitas Kitakyushu, Jepang, tertangkap mencetak puluhan foto erotis dari situs porno melalui komputer dan printer di kantornya.

Advertise With Us

Kebiasaan pria ini dimulai pada tanggal 11 Juni. Saat itu ia secara tidak sengaja menemukan situs porno saat sedang menggunakan komputer di kantornya. Sadar bahwa yang ia lakukan adalah salah, ia segera menutup halaman situs tersebut. Namun benih-benih godaan timbul di hatinya, dan ia mulai merasakan dorongan tak terkendali untuk kembali membuka situs porno itu.

Selama berminggu-minggu kemudian, ia diam-diam terus mengunjungi situs porno tersebut secara berkala, selama total lima jam kumulatif. Setiap kali membukanya, ia akan memilih foto erotis favoritnya untuk diunduh, dan kemudian ia cetak di selembar kertas A4 (8,25 x 11,75 inci) menggunakan kertas dan printer dari kantor.

printer
Manajer universitas di Jepang ketahuan mencetak foto erotis dari situs porno di kantor (soranews24.com)

Pada 17 Juni, dia telah mengumpulkan total 73 lembar foto erotis dan menyimpannya dalam sebuah amplop besar di rak di bawah meja kantornya. Saat itulah seorang kolega menemukan amplop terlarang tersebut, dan melaporkannya kepada atasan mereka. Manajer administrasi tersebut akhirnya mengakui kesalahannya dan memberi tahu universitas, "saya mencetaknya karena saya ingin menyimpannya."

Pihak universitas mengampuni kelakuan manajer tersebut, dan membiarkannya pergi dengan peringatan tegas. Tetapi mereka bersumpah akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, seperti menginstal perangkat lunak untuk memblokir situs-situs tertentu.

Berita ini menjadi viral di Jepang dan muncul dalam berita nasional, memicu beragam reaksi dan komentar dari banyak orang.

"Dia tidak punya komputer di rumah?"

"Dia sepertinya mengatakan itu dorongan hati, tetapi kemudian mencari 5 jam dan mencetak 73 gambar?"

"Orang itu gila. Dia pasti akan tertangkap."

"Aku agak menghormatinya karena bisa menonton selama lima jam, tapi kenapa dia mencetaknya?"

"Usaha yang bagus, tapi aku mendengar ada seorang pria di universitas Kobe yang mencatat 1.220 jam kunjungan di situs dewasa selama dua tahun."