Share on

Onomatopoeia merupakan kata yang mewakili arti dari suatu bunyi atau suara, serta tindakan yang terjadi di dalam berbagai situasi. Onomatopoiea ini sangat membantu dalam percakapan bahasa Jepang, lho! Terutama jika kamu ingin menjelaskan keadaan, bunyi dari suatu benda atau kegiatan yang sedang berlangsung tanpa harus menggunakan penjelasan yang panjang serta membingungkan lawan bicaramu. Selain itu, onomatopoeia ini merupakan bahasa yang sangat menarik dan unik dalam bahasa Jepang sehari-hari.

Advertise With Us

Contoh onomatopoeia Bahasa Jepang:
  1. Chikachika :

1.kerlap-kerlip bintang dsb

2.mata berkedap-kedip karena lelah didepan komputer atau TV.

Contoh:

長い時間にコンピューターでゲームしたかたら、目がすごいちかちかしたんだ。

Nagai jikan ni kompyuutaa de geemu shita kara, me ga sugoi chikachika shitanda.

Karena kelamaan main game di computer, matanya berkunang-kunang

  1. Wan wan : gong-gongan anjing

Contoh:

さっきのワンワンっていう声はとなり犬の声だよ。

Sakki no wanwan tte iu koe wa tonari inu no koe da yo.

Suara guk guk yang tadi itu suara anjing sebelah

  1. Doki-doki : deg-degan karena tegang

Contoh:

初めて大勢の人の前に立って、発表するのはとてもドキドキしてる。ヤ~だ

Hajimete oozei no hito no mae ni attte, happyou suru no wa totemo dokidoki shiteru. Ya~da.

Tegang banget karena pertama kali berdiri dan presentasi di depan orang banyak.

  1. Gatagata : bunyi pintu bergerak

Contoh:

風でドアががたがたし始めた。

Kaze de doa ga gatagata shihajimeta.

Pintunya mulai bergerak karena angin

  1. Geragera : hahaha (suara puas tertawa)

Contoh:

げらげら笑いすぎて、おなかが痛くなった。

Geragera waraisugite, onaka ga itaku natta.

Karena terlalu banyak tertawa, jadi sakit perut

(Featured image: Japanese Station)

(Learning Japanese supported by: Aki no Sora)