Share on

Okinawa World adalah taman hiburan besar di ujung selatan pulau utama yang berfokus pada budaya tradisional Okinawa. Sebenarnya tempat ini terdiri atas tiga situs terpisah, Kingdom Village, Gyokusendo Cave & Habu Center, masing-masing dengan biaya masuk tersendiri, atau 2 dari 3 tempat, atau ketiganya sebagai tiket gabungan. Secara keseluruhan tempat wisata ini sangat menarik bagi turis dan komersial. Kalian akan diberi banyak kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal pada uang saku kalian.. ^^

Kingdow Village

Bagian utama dari Okinawa World adalah Kingdom Village. Situs ini dimaksudkan untuk menjadi rekonstruksi desa tradisional Okinawa, dan sebagian besar bangunannya adalah toko atau bengkel yang menjual serta membuat berbagai kerajinan.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Kingdom Village di Okinawa World (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Kalian dapat menyaksikan pengrajin melakukan tenun tradisional, pembuatan kertas, tembikar, mengolah gula tebu, meniup gelas, ataupun membuat alat musik. Untuk sebagian besar kegiatan disini, kalian dapat mencoba untuk terlibat langsung, termasuk dalam kegiatan meniup kaca.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Karya pengrajin di Kingdom Village (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Tentu saja ada banyak kesempatan untuk makan dan minum di restoran buffet yang menyajikan berbagai macam makanan khas Okinawa disini, seperti Soki Soba, sushi ikan pedang (swordfish), nasi tebu, kari babi, dll. Berbagai macam varian es krim dan bir Okinawa juga tersedia. Tetapi mungkin minuman yang paling tidak biasa dan diproduksi di tempat ini adalah habushu. Minuman yang berbasis dari awamori, versi Okinawa dari shochu, hasil penyulingan beras.

Seperti sepupu daratannya, sake mamushi, memiliki reputasi untuk menghasilkan "vitalitas" seksual, dengan kata lain bentuk viagra tradisional! Jika setelah mencoba kerajinan Okinawa, makan makanan Okinawa, dan minum alkohol Okinawa, kalian masih tidak merasa cukup merasakan Okinawa vibe, kalian dapat mencoba mengenakan kostum kebangsawanan Okinawa dan mengabadikannya dalam bentuk foto sebagai souvenir.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Toko souvenir di Kingdom Village (https://www.japan-guide.com/e/e7106.html)

Ada satu bangunan di Kingdom Village di mana kalian tidak akan menghabiskan uang, yaitu museum kecil dengan beberapa pameran bagus yang terasa benar-benar otentik. Beberapa vendor di sekitar desa akan memainkan sanshin, tiga alat musik dawai yang dikembangkan oleh Jepang menjadi shamisen. Musik tradisional Okinawa disalurkan ke beberapa badan besar, tetapi fokus utama mereka tetap pada pagelaran di panggung terbuka yang menampilkan pertunjukan musik dan tarian bergaya Eisa. Pertunjukan 25 menit dilakukan pada pukul 10.30 pagi, 12.30 siang, 2.30 siang, dan 4 sore.

Gyokusendo

Gyokusendo adalah gua yang terbesar dari banyak gua di Okinawa, yang juga merupakan sistem gua terbesar kedua di Jepang setelah Akiyoshido. Dibentuk lebih dari 300.000 tahun, dengan total panjang sistem gua sekitar 5 kilometer, namun hanya kurang dari 1 kilometer yang terbuka untuk umum.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Gyokusendo Cave (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Rute ini berada di sepanjang jalan setapak dari logam dengan pagar pembatas yang cukup mudah dilalui serta tentu saja aman. Meskipun dengan kelembaban yang tinggi bisa jadi sedikit licin. Di bagian tersempit langit-langit stalaktit telah dipotong untuk memungkinkan ruang kepala bagi orang untuk berjalan. Lampu berwarna digunakan sebagai efek guna menerangi tampilan mengesankan dari ribuan stalaktit dan stalagmit serta air terjun kecil dan genangan air di dalam gua yang menakjubkan ini.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Ribuan stalaktit dan stalagmit di Gua Gyokusendo (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Habu Center

Kecuali jika kalian memiliki daya tarik terhadap ular berbisa, tempat ini mungkin yang paling menarik dari ketiga situs tersebut. Habu adalah ular beracun yang umum di Okinawa, mirip dengan ular derik, meskipun tanpa derik di ekornya. Racunnya bisa mematikan, tetapi biasanya hanya menyebabkan rasa sakit yang amat sangat. Ada sebuah museum kecil di Habu, "taman" di mana mereka dapat dilihat di habitat alami mereka, dan empat kali sehari ditampilkan pertunjukan di mana habu muncul didampingi oleh presenter.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Ular Habu Okinawa (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Akses Okinawa World

Okinawa World buka jam 9 pagi - 6 sore setiap hari.

1336 Tamagusuku, Maekawa, Nanjo City, Okinawa 901-0616

Tel: 098 949 7421 (nomor telepon area Jepang)

Tiket masuk untuk ke-3 atraksi: 1.600 yen dewasa, 800 yen anak-anak.

Gyokusendo & Kingdom Village: 1.200 yen dewasa, 600 yen anak-anak

Habu Centre & Kingdom Village: 1.100 yen dewasa, 550 yen anak-anak

Dari Naha Bus Centre bus #83 membutuhkan waktu sekitar satu jam dan biaya 560 yen sekali jalan. Dengan menyewa mobil, kunjungan ke Okinawa World mudah digabungkan dengan melihat Sefa Utaki dan Peace Memorial Park.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Network Map Okinawa (https://www.japan-guide.com/e/e7106.html)

Gangala Valley

Tepat di seberang jalan dari Okinawa World adalah Gangala Valley atau Lembah Ganggala. Jalur masuknya adalah melalui gua besar yang menaungi sebuah kafe. Masuk ke kafe ini tidak dipungut biaya jadi jika kalian sedang menunggu bus, kalian bisa mampir untuk duduk di tempat teduh sembari minum minuman di bawah atap stalaktit.

Okinawa World, Taman Hiburan dengan Gua Asli dan Nuansa Okinawa yang Kental!
Gangala Valley (https://www.japanvisitor.com/japan-city-guides/okinawa-world)

Kafe ini juga menyelenggarakan pameran dan konser. Keluar melalui sisi lain gua menuju Gangala Valley, tetapi hanya bisa dimasuki sebagai bagian dari tur berpemandu. Biaya tur 2.000 yen per orang dan itu termasuk minuman gratis untuk dibawa serta pengusir serangga elektronik.

Pemandu wisata hanya berbicara dalam bahasa Jepang, tetapi lembar informasi dalam bahasa Inggris tersedia. Tur ini memakan waktu satu jam dan melewati lembah berhutan eksotis dengan formasi batuan dan masuk ke beberapa gua kecil yang sebelumnya dihuni. Satu gua memiliki stalaktit besar yang berbentuk seperti lingga dan memiliki reputasi untuk memastikan kesuburan kalian jika digosok!

Ada 4 tur dalam sehari pada pukul 10 pagi, 12 siang, 2 siang, & 4 sore.

Untuk pemesanan Telp: 098 948 4192 (nomor telepon area Jepang)