Berita Jepang | Japanesestation.com

Kinosaki Onsen (城崎温泉) merupakan sebuah kota yang terletak di Prefektur Hyogo utara di pesisir Laut Jepang. Kota yang memiliki sumber mata air panas  ini dibangun di sepanjang sungai dengan deretan pohon willow dan salah satu destinasi pemandian terbaik di Wilayah Kansai.

Mata air panas ditemukan di Kinosaki sekitar abad ke-8 dan sejak saat itu kota ini berkembang menjadi kota onsen kuno yang menawan. Di malam hari, para tamu ryokan lokal berjalan-jalan di sekitar kota dengan yukata dan geta (bakiak kayu), mengunjungi berbagai pemandian umum dan arena permainan nostalgia.

Tujuan Onsen Terbaik di Kansai

Pemandian umum di Kinosaki Onsn (Japan Guide)
Pemandian umum di Kinosaki Onsn (Japan Guide)

Legenda mengatakan bahwa burung bangau akan mandi di rawa-rawa Kinosaki untuk menyembuhkan luka mereka. Setelahnya, rumah pemandian dibangun di atas lokasi-lokasi ini untuk memanfaatkan air penyembuhan. Sejak saat itu Kinosaki telah menjadi tujuan onsen terbaik di wilayah Kansai.

Saat ini ada banyak ryokan (penginapan) di daerah tersebut, semuanya memiliki pemandian sendiri, tetapi daya tarik sebenarnya dari Kinosaki adalah tujuh pemandian umum (sotoyu). Juga tersebar di seluruh kota adalah beberapa ashiyu (tempat untuk merendam kaki) dan mata air minum.

Pengunjung yang menginap di ryokan lokal dapat menggunakan tujuh pemandian umum Kinosaki secara gratis dengan tiket masuk khusus yang mereka terima dari ryokan mereka. Faktanya, banyak tamu lebih memilih untuk menikmati sotoyu meguri atau jalan-jalan mencoba berbagai pemandian umum dibanding berendam di ryokan mereka. Di masa lalu juga terdapat kebiasaan untuk mengunjungi Kuil Onsenji untuk berdoa sebelum mandi.

Tempat Konservasi Bangau

Konotori no Sato (Japan Guide).jpg
Konotori no Sato (Japan Guide).

Burung Bangau Oriental (konotori) punah di Jepang karena praktik pertanian modern, yang menyebabkan berkurangnya mangsa bangau, seperti katak, ikan, dan hewan lahan basah lainnya. Bangau terakhir mati di dekat Kinosaki pada tahun 1971.

Taman Konotori atau Konotori no Sato dibangun untuk memperkenalkan kembali bangau ke Jepang menggunakan burung dari Rusia. Bangau itu sendiri sekarang ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi oleh pemerintah dan telah menjadi simbol wilayah Tajima di sekitar Kinosaki, di mana bahkan bandara setempat dinamai berdasarkan nama mereka (Bandara Konotori Tajima).

Terletak 10 kilometer di selatan Kinosaki, Taman Konotori no Sato merupakan bagian dari museum sekaligus habitat berkembang biak, di mana pengunjung dapat belajar tentang bangau, program pengembangbiakan dan konservasi, serta melihat burung-burung di cagar alam.

Tujuan dari program ini terwujud karena petani lokal mengubah praktik pertanian mereka untuk melestarikan habitat lahan basah, dan bangau berhasil diperkenalkan kembali ke alam liar. Pada Mei 2007, untuk pertama kalinya sejak 1964, seekor anak bangau berhasil menetas di alam liar.