Berita Jepang | Japanesestation.com

Bahasa Jepang bisa menjadi bahasa yang rumit, dan mencapai “kefasihan” adalah prestasi yang mengesankan. Satu suku kata yang salah diucapkan dapat mengubah satu kata menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda. Itulah sebabnya banyak wisatawan ragu-ragu untuk berbicara meskipun mereka bisa. Jika terlalu takut untuk berbicara, terutama saat di ingin membeli makanan, kamu bahkan mungkin bisa mengacaukan pesananmu, memicu alergi, dan menghabiskan liburan di Jepang dengan merajuk di ranjang rumah sakit.

Sebelumnya, kami juga telah merangkum ungkapan bahasa Jepang dasar yang bisa kamu gunakan ketika berkunjung ke restoran di Jepang dalam PART 1. Untuk pengalaman yang lebih lengkap, ungkapan ini juga perlu kamu pelajari untuk meningkatkan kemampuanmu!

- Memesan Makanan -

1. “Saya tidak bisa makan ___” (___ wa taberaremasen)

Tempura udang (matcha-jp.com)

Kalimat ini adalah cara yang bagus untuk menyampaikan pantangan makanan kamu kepada pelayan karena alasan kesehatan atau pun alasan agama.

- Daging Sapi = Gyuuniku

- Seafood = Shifūdo

- Daging Babi = Butaniku

2. “Saya ingin ____ dalam porsi besar” (____ ōmori de kudasai)

Ramen omori
Ramen porsi omori (tripadvisor.com)

Burger dan kentang goreng bukanlah satu-satunya hal yang dapat kamu perbesar porsinya. Di Jepang, tempat makan kasual seperti kedai ramen dan pasar makanan jalanan menawarkan pilihan menu dengan ukuran porsi yang berbeda. Jadi kamu tidak perlu lagi khawatir dengan porsi kecil saat kamu kelaparan.

3. "Berapa lama waktu yang dibutuhkan?" (Doregurai kakari masuka?)

travel bubble Jepang Singapura japanesestation.com
Bandara di Jepang (timeout.com)

Jika kamu harus pergi ke restoran untuk makan terakhir di Jepang sebelum jadwal penerbangan pulang, pastikan untuk bertanya berapa lama makanan di restoran tersebut disiapkan terlebih dahulu. Kamu tentu tidak ingin menghabiskan waktu lama untuk menunggu makanan dengan tidak tenang, dan akhirnya malah ketinggalan pesawat.

- Menit = Fun / ppun

- Jam = Jikan

4. “Apakah disini ada menu vegetarian?” (Bejitarian menyuu ga arimasu ka?)

Menu Vegetarian
Menu vegetarian di restoran Jepang (thesmartlocal.com)

Meskipun restoran yang khusus menyajikan masakan vegetarian mungkin langka di Jepang, tetapi ada tempat-tempat yang menawarkan hidangan ramah vegetarian dan tanpa daging di menunya. Untuk mengetahuinya, tentunya kamu harus bertanya kepada staf.

- Setelah Makan -

5. "Tambah / refill" (Okawari)

Ilustrasi Okawari
Ilustrasi okawari (pakutaso.com)

Untuk semua orang di luar sana yang tetap merasa lapar setelah makan, kalimat ini didedikasikan untuk kamu. Pergilah ke restoran keluarga atau famiresu mana saja di Jepang dan pesanlah set menu mereka, maka kamu akan dapat menikmati minuman ringan, sup miso, dan nasi yang bisa diisi ulang dengan gratis. Ini adalah cara yang bagus untuk mengisi perut tanpa menghabiskan uang banyak.

6. "Tolong berikan tagihannya" (Okaikei onegaishimasu)

Bill
Bill (pakutaso.com)

Di kebanyakan negara lain, mungkin kamu akan langsung diberikan tagihan makan setelah kamu memesan makanan. Tetapi di Jepang, kamu perlu mengangkat tangan dan mengucapkan “okaikei onegaishimasu” setelah kamu selesai makan.

7. "Terima kasih untuk makanannya" (Gochisousama)

berterimakasih
Berterimakasih sebelum dan sesudah makan (matcha-jp.com)

Ada banyak cara untuk mengungkapkan apresiasi kamu terhadap makanan yang enak, seperti memberi tip, memposting ulasan positif di internet, menjadi pelanggan tetap, dan sebagainya. Namun di Jepang, cara terbaik untuk menyampaikan rasa terima kasih kamu kepada makanan dan orang-orang yang menyajikan makanan adalah dengan mengucapkan ucapan terima kasih yang sederhana seperti “gochisousama”.