SHARE THIS ARTICLE

image1(181)Artikel hari ini menampilkan Bijin (wanita cantik) sehingga kalian mungkin akan sedikit bersemangat jika kalian adalah seorang pria. Dikatakan bahwa ada tiga prefektur di mana para wanita dengan penampilan yang menarik muncul satu demi satu di Jepang. Mari kita lihat mereka.

Akita Bijin

Akita terkenal karena memiliki jumlah Bijin tertinggi. Jika kalian ingin melihat wanita cantik, mungkin kalian harus pergi ke Akita. Tapi, mengapa mereka memiliki lebih banyak Bijin daripada tempat lain?

Sinar matahari yang singkat
Karena ada jam di mana siang hari lebih sedikit daripada di prefektur lain, orang-orang di Akita kurang mendapatkan sinar ultra violet sehingga kulit mereka cenderung *lebih putih dan lebih cantik. Juga, Akita adalah negeri salju, sehingga orang-orang cenderung untuk tinggal di rumah dan kurang mendapatkan sinar matahari.

*Di Jepang, kulit putih dianggap menarik dan ada banyak kosmetik pemutih kulit. Ada juga statistik oleh dokter Kenyu Sugimoto dari prefektur Akita tentang bagaimana kulit putih wanita Jepang didasarkan pada teori warna. Menurut data tersebut, keputihan kulit rata-rata untuk orang Jepang adalah sekitar 22% dan rata-rata warga Akita adalah sekitar 30%. Rata-rata orang kulit putih adalah sekitar 40,5%, jadi mengingat data ini orang Akita memiliki kulit yang relatif lebih putih dari rata-rata orang Jepang.

Kyoto Bijin

Seorang Kyoto Bijin tampak sangat sederhana, anggun, memiliki kulit indah dan terlihat bagus dengan Kimono.

Wajah yang sangat mudah disukai
Kyoto Bijin memiliki wajah yang sedikit panjang dengan berbentuk almond, mata jernih, dan mulut kecil dan lucu dengan bibir tipisnya itu. Ciri-ciri ini mungkin tidak cocok di negara lain, tetapi mereka dianggap menarik dan menyenangkan bagi orang-orang Jepang.

Sinar matahari yang singkat
Mirip dengan Akita, secara geografis, ada waktu di mana sinar matahari lebih sedikit daripada di tempat lain. Juga, karena gaya rumah yang unik, mereka tidak bisa mendapatkan banyak sinar matahari ketika mereka berada di dalam bangunan tersebut. Gaya perumahan lokal yang aneh ini disebut “unagi no nedoko”, yang berarti tempat tidur belut. Rumah-rumah yang memiliki ventilasi yang baik tapi tidak bisa mendapatkan banyak sinar matahari jadi agak gelap bahkan selama sepanjang hari.

Budaya makanan Kyoto
Mereka menggunakan banyak produk kedelai dalam hidangan Kyoto seperti Yudofu (tahu rebus) atau Yuba (kembang tahu kering). Produk kedelai kaya akan isoflavon yang dianggap baik untuk kulit kalian.

Kelembaban
Kyoto adalah tempat yang sangat lembab sepanjang tahun. Di musim dingin udara menjadi sangat kering di Jepang dan kulit kalian dapat dengan mudah kering dan rusak. Udara kering adalah salah satu musuh terbesar bagi kulit kalian. Ini mungkin rahasia lain mengapa Kyoto Bijin memiliki kulit yang bagus dan lembab.

Hakata Bijin

Hakata berada di prefektur Fukuoka. Mereka memiliki Bijin yang tak kalah jumlahnya dibandingkan dengan dua prefektur lainnya.

Industri seks
Hakata memiliki salah satu distrik red-light tersibuk yang memiliki kedai makanan ringan, hostess club dan bisnis yang berhubungan dengan seks lainnya. Karena struktur industrinya, wanita berpenampilan menarik telah pindah ke Hakata dari daerah lain di negara ini.

Selera estetika yang tinggi
Biaya rata-rata yang para wanita habiskan untuk kosmetik dalam setahun di Hakata adalah sekitar 30.000 yen (~ $ 300) dan sangat tinggi dibandingkan dengan prefektur lain. Ada cukup banyak salon kecantikan, salon kuku dan toko pakaian. Para wanita di Hakata tampaknya memberikan banyak usaha untuk kecantikan mereka.

Kesimpulan
Jadi inilah tiga prefektur yang cantik Jepang. Jika kalian ingin melihat atau mencari wanita berpenampilan menarik di Jepang, mungkin kalian harus mengunjungi salah satu dari tempat-tempat ini.

Source : craftsman-times.com
COMMENT