SHARE THIS ARTICLE

Siapa sih yang tidak suka kucing? Hampir setiap hari ada saja berita tentang kucing di internet ya. Apa kalian juga menyukai hewan imut ini? Berikut ini akan diperkenalkan beberapa ekspresi kucing dan frase dalam bahasa Jepang yang tidak terlalu sulit dan bahkan seseorang yang hanya memiliki pengetahuan dasar Jepang pun bisa memahaminya. Seperti apa saja sih frase-frase tentang kucing dalam bahasa Jepang itu?

Inilah ekspresi kucing yang lucu dan frase tentang kucing dalam bahasa JepangSeperti dikutip dari zoomingjapan.com, kucing dalam bahasa Jepang adalah “neko” yang biasanya ditulis dalam huruf kanji (猫), tetapi kadang ditulis dalam huruf katakana (ネコ) atau hiragana (ねこ). Di Jepang, suara kucing bukan “meong”, tapi “nya(n)” – にゃ(ん). Itu sebabnya ketika melihat kucing, anak-anak kecil sering tidak mengatakan “neko“, tapi “nyanko” atau “nyanko-chan” (にゃんこちゃん). Bahkan beberapa maskot populer memiliki kata “nyan” di nama mereka, misalnya maskot Hikone bernama “Hikonyan” (ひこにゃん).

Kalian akan melihat bahwa para karakter yang terlihat seperti kucing dalam banyak anime atau manga tidak berbicara “bahasa Jepang yang standar”, mereka mengubah kata-kata atau kalimat yang diucapkan dengan akhiran “na” menjadi “nya(n)”. Misalnya, “nantoka naru” (entah bagaimana itu akan berhasil/selesai) menjadi “nyantoka nyaru“. Kata seperti ini juga terdengar lebih imut. Ketika kalian menonton/membaca sesuatu dalam bahasa Jepang dengan karakter kucing, cobalah untuk memperhatikannya.

Berbagai ekspresi kucing dan frase dalam bahasa Jepang

Dalam bahasa Jepang, ada beberapa kata-kata “bertema kucing,” bahkan peribahasa (諺, kotowaza). Berikut adalah beberapa di antaranya:

Nekojita (猫舌) – Lidah kucing

Apa itu “Lidah kucing” (nekojita, 猫舌)? Itu adalah ekspresi yang digunakan untuk orang-orang yang tidak bisa minum minuman panas dan harus menunggu sampai setelah agak didinginkan. Apa kalian juga memiliki nekojita?

Neko wo kaburu. (猫を被る。)

Secara harfiah berarti memakai (kostum/topeng) kucing, tapi itu seperti mengatakan “mentega tidak akan meleleh di mulutnya”.

Neko ni koban. (猫に小判。)

Secara harfiah berarti memberikan kucing sebuah koban, koin periode Edo yang biasanya dipegang Maneki Neko. Arti sebenarnya adalah sesuatu yang jelas tidak harus kalian lakukan, seperti “melempar mutiara ke arah babi.” Hal itu seperti memberikan seseorang sesuatu yang terlalu baik/di atas level mereka. Mereka bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan itu – seperti kucing yang tidak akan tahu apa yang harus ia lakukan dengan koin, kan? Babi juga tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan mutiara, mungkin memakannya.

Neko ni katsuobushi. (猫に鰹節。)

Katsuobushi mengacu pada serpihan bonito, di mana katsuo merupakan ikan yang lezat, terutama dikenal di Prefektur Kochi. Kalian pasti tahu dong apa yang akan terjadi jika kalian menempatkan makanan ini di dekat kucing. Situasi di mana kalian tidak dapat kehilangan fokus atau sesuatu yang buruk akan terjadi digambarkan dalam kalimat ini. Misalnya, ketika kalian membiarkan seorang anak kecil duduk tepat di samping kue setelah memberitahu mereka agar tidak menyentuhnya.

Neko no te mo karitai. (猫の手も借りたい。)

Kalimat ini berarti kalian begitu sibuk, bahkan kalian perlu meminjam kaki kucing untuk menyelesaikan semuanya.

Kyuuso neko wo kamu. (窮鼠猫を噛む。)

Ini berarti jika seekor tikus telah terpojok, ia akan menggigit kucing. Bahkan seseorang yang lemah saat berada di ambang kematian bisa menang jika berani. “Keputusasaan mengubah penakut menjadi pemberani.”

Nah, setelah membaca beraneka frase di atas, apa ekspresi kucing favorit kalian dan frasenya dalam bahasa Jepang?

Source : zoomingjapan.com
COMMENT