Share on

Sejak dirilis pada 20 Maret lalu, game Animal Crossing: New Horizons rasanya semakin populer saja. Game ini memang menyenangkan, bisa membuatmu mengatur dan mendesain pulaumu sendiri sekaligus bermain bersama teman-temanmu, cocok banget buat dimainkan ketika social distancing! Karena game ini membuatmu bisa mendesain pulau sendiri dengan bebas, kreasi kreatif para pemain pun membanjiri internet, bahkan ada yang membuat pulaunya bertema khusus seperti Pulau ala Pallet Town di game Pokemon. Nah, jika kamu adalah fans Pokemon, ada lagi nih orang kreatid yang berhasil mendandani pulaunya menjadi seperti dalam game Pokemon!

Advertise With Us

Pulau Pokemon Milik Hinotchi (grapee.jp)
Pulau Pokemon Milik Hinotchi (grapee.jp)

Youtuber sekaligus Pokemaniac (sebutan untuk pecinta Pokemon), Hinotchi ヒノッチ,  menggunakan design tools dalam game Animal Crossing: New Horizons untuk menyulap pulau miliknya sehingga menyerupai area Johto dalam game Pokemon. Desain pulaunya sangat menakjubkan, membua banyak netizen di seluruh dunia bedecak kagum melihatnya, dan tentunya bisa membuat nostalgia para pemain seri game Pokemon Gold dan  Silver, di mana area itu pertama kali diperkenalkan dalam game, Penasaran?  Simak foto dan video di bawah ini ya!

“Johto Journey” di Animal Crossing!

Hinotchi mendesain pulau miliknya agar menyerupai area dalam game Pokemon Gold dan Silver yang dirilis pada tahun 1999 di platform Gameboy Color. Pemandangan area dalam game Animal Crossing: New Horizons-nya benar-benar persis dengan pemandangan area Johto: rumput, pohon-pohon dan danau berbentuk pixel. Tak ketinggalan, bangku-bangku yang  Pokémon banget, tempat sampah, hingga bentuk jalannya yang sangar mirip dengan Kota Goldernrod di Johto.

Pulau Pokemon Milik Hinotchi, sangat mirip dengan Area Johto dalam game Pokemon Gold dan Silver (grapee.jp)
Pulau Pokemon Milik Hinotchi, sangat mirip dengan Area Johto dalam game Pokemon Gold dan Silver (grapee.jp)

Ia juga membuat Pokemon imut berkeliaran dalam pulaunya, seperti Pikachu.

Atau Snorlax raksasa yang menanti para pemain yang mengunjungi pulau  Hinotchi.

Pulau Pokemon Milik Hinotchi (grapee.jp)
Snorlax di Pulau Pokemon Milik Hinotchi (grapee.jp)

Menonton Hinotchi menjejahi pulaunya di dalam video di bawah ini membuat para pemain nyaman saat memandang pemandangan yang dihiasi dengan desain khas layar Gameboy Color itu.

Menariknya lagi, Hinotchi berhasil membuat kembali scene paling tak terlupakan dalam game Gold dan Silver:

Dua air terjun di Lake of Rage, tempat para player Pokemon bertemu Red Gyarados untuk pertama kalinya. (grapee.jp)
Dua air terjun di Lake of Rage, tempat para player Pokemon bertemu Red Gyarados untuk pertama kalinya. (grapee.jp)

Red Gyarados di Lake of Rage di dekat Mahogany Town di game aslinya. Danaunya dihiasi dengan air terjun di kedua sisinya, membuat para pecinta Pokemon bernostalgia, mengenang saat-saat mereka menghadapi Red Gyarados untuk pertama kalinya di Pokemon Gold dan Silver.

Bahkan, Pokemon Master Red menunggu di puncak pulau! Apakah ia big boss baru di Animal Crossing?!

Pokémon Master Red menunggu di puncak pulau! (grapee.jp)
Pokémon Master Red menunggu di puncak pulau! (grapee.jp)

Hinotchi membuat Area Johto ini dengan menggunakan custom pattern creation tool dalam game. Dengan ini, Hinotchi dapat membuat pola-pola identik seperti dalam game. Penambahan signboard dan berbagai item lain juga memberikan sentuhan 3D interaktif yang cantik.

Salah satu pulau terbaik Animal Crossing: New Horizons di Jepang!

Pulau milik Hinotchi berhasil mendapat ratusan ribu likes dan share di Twitter. Bahkan, pulaunya ini menarik perhatian para Youtuber lain.  Kini, pulau Pokemon miliknya masuk ke dalam video “Mengunjungi Pulau-pulau Populer di Twitter Jepang,” di channel Youtube populer fried rice guys' MTV Tokyo yang telah mendapat hampir 3 juta views saat berita ini diturunkan.

Karena tidak boleh ke luar rumah oleh pemerintah menyebabkan kita tidak bisa main Pokemon GO, adanya pulau Pokemon dalam Animal Crossing milik Hinotchi ini dapat mengobati rasa sepi para Pokefans kan?