Berita Jepang | Japanesestation.com

Trailer film Midnight Swan karya Eiji Uchida mungkin terhitung belum lama dirilis. Namun, trailer terpanjang di dunia berdurasi 15 menit yang dirilis pada Rabu (9/9) tersebut sudah menarik perhatian banyak orang. Dan bukan trntang trailernya saja, diskusi mengenai detail cerita, 2 tokoh wanita utamanya, serta aktor dan aktris yang memerankannya pun sudah mewarnai internet. Memang, seperti apa sih? Lihat saja trailernya!

Nah, film ini akan menceritakan tentang Nagisa (Tsuyoshi Kusanagi, mantan member SMAP). Nagisa yang berasal dari Hiroshima ini kini hidup di Tokyo sebagai seorang wanita. Hari-harinya berjalan lancar, hingga seorang kerabat jauhnya, Ichika, gadis remaja yang diabaikan orang tuanya, datang untuk tinggal bersama Nagisa.

“Aku tidak menampungmu karena aku menyukaimu. Aku benci anak-anak,” ujar Nagisa pada Ichika di pertemuan pertama mereka. Setelah itu, Ichika memberikan sebuah foto yang sepertinya meupakan foto sebelun nagisa berganti gender. Berang, ia merobek dan membuangnya ke tanah.

“Sekali lagi kau perlihatkan dan menyebut hal yang terjadi dulu, kubunuh kau,” ujar Nagisa pada Ichika.

Scene berpindah pada Ichika yang terlihat sudah nyaman tinggal di apartemen milik Nagisa. Nagisa mulai memperkenalkan teman-temannya (yang juga seorang wanita transgender) dan mulai mempelajari kehidupan di sekitarnya. Saat ia melewati sebuah studio tari, Ichika pun terpikat… dan meski hubungannya dengan Nagisa tak terlalu abgus, Ichika akhirnya memberanikan diri untuk meminjam rok tutu Nagisa dan mempelajari tarian di apartemen Nagisa.

Tsuyoshi Kusanagi SMAP film japanesestation.com
Ichika berkenalan dengan teman-teman Nagisa (YouTube: 新しい地図)

Trailer terus berlanjut, memperlihatkan Nagisa dan Ichika yang semakin dekat. Hal-hal kecil namun manis mulai terlihat, seperti Nagisa membujuk Ichika untuk memakan sayuran dengan membubuhkan dressing di atasnya, dan Ichika yang mulai membersihkan apartemen tanpa diminta. Ichika pun perlahan memperlihatkan keseriusannya dalam menari, dan dalam satu scene manis, ia terlihat mencoba mengajari Nagisa menari.

Tsuyoshi Kusanagi SMAP film japanesestation.com
Ichika menari di depan Nagisa (YouTube: 新しい地図)

Nagisa sendiri kaget saat betapa leganya ia ketika salah satu karakter mengaku bahwa ia adalah ibu kandung Ichika. Sementara itu, Ichika dalam scene lain terlihat melempar sebuah kursi ke muka siswa lain yang menghina Nagisa. Dan dalam salah satu scene yang sepertinya akan menjadi bagian terpenting dalam film, kita akan melihat Nagisa pergi ke rumah keluarga Ichika untuk menjemputnya agar ia bisa menari di panggung.

Di penghujung trailer, bersamaan dengan subtitle bertuliskan, “Aku benar-benar ingin menajdi ibumu”, kita akan melihat Ichika dan Nagisa berpelukan...namun di adegan ini, rambut Nagisa memendek, ia pun tak lagi mengenakan gaun dan aksesori, melainkan sebuah kemeja dan celana pria. Sangat mengharukan.

Tentunya, plot seluruhnya sih tidak akan dibocorkan hingga rilisnya film ini pada 25 September mendatang, namun fans SMAP dan penggila film sudah terpesona dengan melihat premis film dan performa Tsuyoshi Kusanagi sebagai lead. Lihat saja komentar-komentar berikut.

“Sudah lama rasanya sejak keinginanku untuk menonton sebuah film sebesar ini!”

“Aku ingin menonton film ini karena aku sendiri seorang transgender…namun di saat yang sama, aku memang hanya ingin menontonnya saja.”

“Menonton trailernya saja membuatku menangis! Aku benar-benar ingin menontonnya. Kusanagi benar-benar seorang aktor berbakat.”

“Aku merupakan bagian dari komunitas LGBT, jadi aku ingin melihatnya. Rasanya tidak seperti melihat Kusanagi sama sekali, hanya seornag wanita yang menceritakan kisahnya.”

Film ini nampaknya merupakan bentuk dukungan Jepang yang perlahan mulai meningkatkan dukungan mereka terhadap komunitas LGBT dalam masyarakat Jepang. Sepertinya, dengan adanya bintang besar seperti Tsuyoshi Kusanagi, tujuan dan pesan tersebut mungkin akan berhasil tersampaikan pada para penonton dengan sempurna ya?