SHARE THIS ARTICLE

Tokyo dikenal sebagai kota padat penduduk dengan gemerlap kehidupan malamnya. Walau begitu, ibukota Jepang ini juga memiliki banyak tempat-tempat yang biasanya tidak terdapat di sebuah kota besar seperti kuil, jalan-jalan sempit yang berisi deretan restoran dengan menu lezat, serta pub dan karaoke, tempat masyarakat lokal dapat menyanyikan lagu kebangsaan sambil menari dan bersenang-senang.

Berencana Pelesir ke Tokyo? Ini Tipsnya
Seorang wisatawan mengenakan pakain tradisional Jepang Kimono saat berkunjung ke sebuah taman di Kyoto, Jepang, Rabu (19/11/2014). ( REUTERS/Thomas Peter)

Tokyo tidak hanya kota metropolitan, banyak hal seru yang bisa dilakukan di ibu kota Jepang tersebut. Dari mulai menikmati ikan segar di pinggir laut hingga restoran lokal yang menjual menu lezat dan tidak bisa ditemukan di kota lain.

Terlalu banyak hal yang bisa dilakukan di Tokyo. Jika Anda berniat mengunjunginya, pastikan Anda akan mendapatkan pengalaman berlibur yang maksimal di sana. Penasaran tentang cara mengeksplorasi Tokyo? Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda, dilansir dari Japan Guide dan beberapa situs lain:

1. Menikmati festival di atas sungai

Sungai Sumida adalah sungai utama di Edo, nama kuno kota Tokyo. Sepanjang tahun, sungai ini menjadi tempat diselenggarakannya berbagai acara seperti festival musim dingin hingga kembang api.

Tokyo Sky Tree setinggi 634 meter tampak di belakang sungai Sumida di distrik Asakusa, Tokyo, 27 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino.
Tokyo Sky Tree setinggi 634 meter tampak di belakang sungai Sumida di distrik Asakusa, Tokyo, 27 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino.

2. Venesia di Asia Timur

Meskipun saat ini sungai dikelilingi oleh tembok beton, untuk menikmati keindahannya Anda dapat menaiki perahu pelabuhan Hinode hingga Asakusa. Perahu akan meluncur di bawah banyak jembatan dan Anda akan melihat sejumlah landmark Jepang kuno seperti Tsukuda.

3. Berburu ikan segar di Tsukiji

Tak jauh dari Sungai Sumida, terletak Tsukiji, pasar ikan yang luas dan selalu ramai setiap harinya hingga disebut-sebut sebagai pasar ikan terbesar di dunia. Waktu terbaik untuk mengunjungi pasar ini adalah sekitar subuh. Di sini Anda dapat melihat lelang tuna dan berbagai hasil tangkapan laut lezat lainnya, bahkan menikmati sashimi langsung setelah diangkat dari laut.

4. Menonton pertandingan sumo

Di daerah hulu sungai terdapat Kokugikan. Di sini turnamen Grand Sumo, diadakan tiga kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Umumnya, masyarakat lokal Jepang menonton langsung turnamen sumo sambil menikmati makanan ringan dan minum bir.

5. Mengunjungi kuil kuno

Turun dari perahu di Asakusa, berjalanlah selama 10 menit ke Sensoji yakni Kuil Buddha Asakusa Kannon. Anda dapat masuk melalui Kaminarimon, gerbang berwarna merah terang dengan lentera besar yang menggantung besar di depannya. Setelah berkunjung ke kuil tadi, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke pusat perbelanjaan tradisional Nakamise yang terletak tak jauh dari sana.

Pengunjung melihat lentera raksasa di gerbang Kaminarimon di distrik Asakusa, Tokyo, 28 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino
Pengunjung melihat lentera raksasa di gerbang Kaminarimon di distrik Asakusa, Tokyo, 28 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino

6. Menikmati restoran lezat

Di sekitar kawasan Kuil Buddha Asakusa Kannon, sekitar lima menit berjalan kaki, Anda juga dapat menemukan deretan restoran dan kedai makan khas Jepang yang menawarkan menu daging panggang, sup babat dan tahu. Di sini juga tempat yang pas untuk menikmati sake panas.

7. Mencicip sushi orisinal Jepang

Rasanya jika berkunjung ke Tokyo tanpa menyantap sushi Anda belum benar-benar pergi ke Jepang. Untuk menikmati hidangan tradisional Negeri Sakura ini, Tsukiji adalah tempat yang harus dikunjungi. Ini merupakan pasar yang menjual ikan-ikan segar. Di kawasan pasar terdapat sejumlah restoran yang menawarkan hidangan seafood seperti sushi dan sashimi. Ada pula menu ikan bakar hingga sup ikan.

8. Menguak rahasia sushi bawah tanah

Jika Anda ingin menikmati sushi dan sashimi terlezat di Tokyo, Anda dapat mengunjungi restoran sushi bawah tanah. Walaupun tempatnya kecil dan tersembunyi, ini merupakan restoran yang telah mengantongi tiga bintang Michelin yang dioperasikan oleh Chef Sukiyabashi Jiro. Kelezatan sushi buatannya bahkan sempat membuat penasaran Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Ia mengunjungi restoran ini pada April di sela tugasnya ke Jepang.

9. Mencoba kuliner ekstrem

Anda penggemar kuliner ekstrem? Ikan fugu patut dicoba. Ya, jenis ikan buntal beracun ini telah menjadi salah satu hidangan ekstrem Jepang yang sangat populer. Itu karena menyantap fugu butuh keberanian. Sebab, fugu mengandung racun berbahaya yang akan mematikan pemakannya dalam waktu singkat.

Pengunjung melihat lentera raksasa di gerbang Kaminarimon di distrik Asakusa, Tokyo, 28 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino
Pengunjung melihat lentera raksasa di gerbang Kaminarimon di distrik Asakusa, Tokyo, 28 November 2014. Foto: REUTERS/Yuya Shino

Oleh karena itu, di Jepang siapa pun chef yang mengolah dan menyajikan ikan fugu di restoran harus memiliki lisensi khusus yang berisi bahwa mereka mampu mengolah ikan fugu dengan benar, sehingga racunnya tidak menyebar ke seluruh daging.

Sources :
COMMENT