Berita Jepang | Japanesestation.com
075367500_1417524634-XXX Dunia game terus mengalami kemajuan mulai memasuki Abad 21 dengan hadirnya PlayStation. 10 Tahun silam menjadi titik awal munculnya konsol permainan grafis era 32-bit tersebut. PlayStation diluncurkan untuk yang pertama kalinya di Jepang pada 3 Desember 1994, kemudian di Amerika Serikat 9 September 1995 dan Eropa 29 September 1995. Kehadirannya dinilai mengalahkan Nintendo yang telah berjaya selama bertahun-tahun, di samping pesaing lainnya, seperti Sega dan Atari. Konsol game revolusioner itu ditemukan oleh Ken Kutaragi, yang saat itu menjadi karyawan perusahaan Sony. Awalnya, pria yang semasa sekolah menjadi salah satu siswa terpandai ini mulai tertarik pada konsol permainan pada tahun 1980-an. Hingga ia memperoleh ide untuk membuat konsol sendiri. Namun gagasan itu tidak disetujui oleh petinggi Sony, hingga perusahaan Nintendo saingan besar Sony kala itu mendekati Ken untuk membuat sebuah chip konsol permainan. Ken pun menyetujuinya. Pihak Sony mengetahui hal ini dan Ken ditegur serta hampir dipecat dari pekerjaannya. Chip yang berhasil dibuatnya saat itu adalah SPC700. Tak lama kemudian, CEO Sony saat itu, Norio Ohga meminta Ken untuk menyempurnakan pekerjaannya tersebut. Ken pun menyambutnya dengan melakukan riset terhadap Super NES CD, yaitu aplikasi di dalam PlayStation. Akhirnya pada tahun 1994, perusahaan Sony resmi meluncurkan produk PlayStation. Tak pelak, produk ini langsung mendominasi pasaran dunia game. Sampai bulan Mei 2004, tercatat Sony telah memproduksi sekitar 100 juta PlayStation. Oleh karena prestasi tersebut, Ken diangkat untuk memimpin Sony Entertainment pada tahun 1997. PlayStation telah mengalami 4 kali revolusi. Dimulai dari PlayStation 1 berwarna putih, PSone sebagai modifikasi dari PlayStation 1, PlayStation 2 berwarna hitam, PlayStation 3 hitam, dan juga keluaran terbaru, yakni PlayStation 4 yang juga berwarna hitam. PlayStation 2, 3, dan 4 kemudian hadir dalam bentuk slim. Yang terbaru, PS4 kini bersaing dengan Xbox One. Kedua konsol game tersebut sama-sama menggunakan chip AMD untuk CPU dan grafis, sama-sama meiliki hard drive 500 GB, Gigabit Ethernet dan Wifi.