SHARE THIS ARTICLE

Prabu Pramayougha, ya. Mungkin cuma sedikit dari kalian yang baca ini yang tahu tentang nama orang yang baru aja saya sebut. Dia bukan artis, famous people, atau semacamnya, dan namanya pun enggak ada di Wikipedia, jadi wajar kalau kalian enggak tau banyak soal dia. Kalau kalian sampai sini masih baca tulisan saya, saya sarankan untuk meneruskan untuk membaca tulisan ini sampai akhir. Karena, whether ini bakal berguna atau enggak buat kalian, setidaknya kalian punya bacaan di malam tahun baru ini.

Pertama saya akan bahas dulu siapa itu Prabu Pramayougha, atau singkat aja kita sebut Prabu. Seorang fresh graduate dari Universitas Padjadjaran jurusan sastra Inggris (belum dikonfirmasi). Well, dia lulus pun dengan cum laude, sebuah prestasi yang cukup membanggakan mengingat bahwa bahasa Inggris ini bukanlah native language baginya. Sekarang, dia bekerja di salah satu perusahaan besar di Indonesia yang menguasai dua buah stasiun televisi, Trans Studio Bandung, sebuah prestasi yang menurut saya patut dibanggakan, mengingat dia adalah seorang fresh graduate dengan pengalaman kerja yang mungkin belum banyak.

Prabu ini sendiri adalah seorang Fans JKT48, utamanya dia adalah fans sang Nihonjin generasi pertama JKT48, Rena Nozawa (well, Cindy juga). Saya pun tidak tahu banyak soal Prabu ini.

Sedikit cerita yang saya tau, Prabu ini pernah susah payah untuk izin ke Jakarta untuk menonton JKT48, tapi pada hari tersebut oshi (member yang dia dukung) nya, Rena Nozawa, tidak perform. Well, mungkin banyak yang menganggap hal ini biasa aja, tapi buat saya perjuangan dia untuk nonton ke altar (read:JKT48 gekijyou) patut diapresiasi. Selain hal ini, saya tidak tahu banyak soal Prabu ini, kecuali twit-twit di akun pribadinya, @prabuerg, yang sedikit banyak menunjukkan kalau dia adalah seorang negative-minded.

Dibalik kesehariannya yang negative-minded, Prabu ini adalah seorang pribadi yang sangat kreatif. Well, jauh sebelum mencover lagu-lagu dari AKB48 dan juga membuat lagu untuk Rena dan Cindy, sudah banyak lagu yang menghiasi page soundcloud miliknya sendiri (dan juga di Youtube). Konon, Prabu sendiri juga sudah pernah merilis sebuah EP di bawah label SP records, sebuah label independen dari Jepang, dan lagu-lagunya akan didistribusikan di seluruh dunia. Kalau saya tidak salah, EP tersebut telah dirilis Mei lalu, dan secara tidak sengaja kemarin saya pun sempat melihat cover CD tersebut, walau belum sempat mendengarkan isinya.

Prabu’s CD (kiri bawah)

 

Pertama kali saya menonton Prabu secara live adalah saat penutupan dari acara ultah WJB48. Dengan table manner di panggung yang cukup eksentrik, Prabu berhasil men-stun saya pada pertama kali saya menonton penampilan live nya. Membawakan lagu “Hey, Rena”, dan “Beby keep on dancing” ciptaannya sendiri, cukup membuat saya berpikir kalau “Harusnya orang ini yang mengisi acara-acara musik di Indonesia, bukan merekayang sekarang sering muncul di tivi saya “. Selain itu, ia membawakan lagu Hebirote, Futari nori no Jitensha, dengan gaya nya sendiri yang membuat penampilannya semakin spesial.

 

 

Well, di balik sisi negative minded nya, dia punya kreativitas yang di atas rata-rata. Lebih tepat nya sih gabungan antara kreativitas dan rasa sayang kepada orang yang disayang.

 

Prabu’s Twitter

 

 Prabu -Hissatsu Teleport

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=XPudOamQn1s?list=UUQvSaTA-PJwPGC8RtSkSnyg]
Prabu’s Soundcloud

 

COMMENT