Berita Jepang | Japanesestation.com

Kejadian mengejutkan terjadi di Tokyo, empat orang terluka pada hari Senin kemarin (3 Juli 2023) setelah ledakan gas yang diduga terjadi di sebuah bar di sebuah gedung di distrik Shimbashi, Tokyo, Hal tersebut menyebabkan kebakaran dan membuat daerah sekitarnya tertutup puing-puing.

Truk pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian, yang terletak di area Shimbashi yang penuh dengan restoran dan perkantoran, setelah seorang saksi mata menelepon polisi sekitar pukul 15:15. Tiga dari empat orang yang terluka termasuk pemilik bar diyakini mengalami luka serius, menurut polisi. Tingkat konsentrasi gas yang lebih tinggi dari biasanya terdeteksi di bar di lantai dua gedung tersebut, menurut polisi, yang telah menduga bahwa terjadi kebocoran gas.

Pemilik bar yang berusia 52 tahun itu juga dikutip mengatakan kepada polisi, "Saya pikir saya bisa mencium sesuatu seperti gas atau kotoran di area merokok, dan ketika saya menggunakan korek api untuk menyalakan rokok, ada ledakan ini."

Ledakan terjadi di Shimbashi Tokyo
Regu Pemadam Kebakaran Berusaha Memadamkan Api di Shimbashi, Tokyo

Bisnisnya belum dibuka dan sedang tidak ada pelanggan di dalamnya. saat berita ini disiarkan api hampir padam, menurut Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo.

Selain pemilik bisnis, seorang wanita berusia 50-an yang bekerja di bar tersebut dan berada di dalam pada saat itu terluka, begitu pula dua pria berusia 50-an dan 70-an yang sedang melewati tempat kejadian. Kedua pria itu tampaknya terluka akibat pecahan kaca yang jatuh.

Insiden itu mengejutkan area sana yang terbilang sibuk, Yosuke Nishikawa seorang pria berusia 28 tahun, yang merupakan pengelola sebuah bar di seberang tempat kejadian, mengatakan dia "mendengar ledakan yang luar biasa."

"Kacanya terlempar dari lantai dua gedung, dan saya bisa melihat kertas dan kaca di mana-mana," katanya, seraya menambahkan bahwa api "mulai sekitar lima sampai 10 menit setelah ledakan."

Shinobu Nakagawa, seorang pekerja berusia 26 tahun di sebuah pub bergaya Jepang di lantai pertama gedung tersebut, mengatakan dia sempat "mencium bau gas" bahkan sebelum dia mulai bekerja. "Saya sangat ketakutan setelah ledakan, saya pikir mungkin ada mobil yang menabrak gedung."

Bangunan ini terletak 300 meter di sebelah barat Stasiun JR Shimbashi. Tingginya delapan lantai dan juga termasuk lantai bawah tanah. Di tengah kekhawatiran bahaya dari dugaan kebocoran gas, daerah itu saat ini ditutup dan orang yang lewat diminta untuk diam sekitar 30 meter dari lokasi, menurut polisi.