Berita Jepang | Japanesestation.com

Kekecawaan warga Jepang yang tak bisa melihat perayaan Tahun Baru di Scramble Crossing Shibuya, tahun lalu masih akan berlanjut hingga tahun ini. Pasalnya, salah satu ikon terkenal di dunia itu membatalkan perayaan countdown tahun baru karena pandemi Covid-19 yang masih dikhawatirkan oleh pemerintah setempat. 

Pejabat Shibuya meminta kepada orang-orang untuk tidak berkumpul merayakan tahun baru di persimpangan tersebut. Shibuya sendiri merupakan salah satu tempat paling populer untuk merayakan Malam Tahun Baru, menarik 100.000 orang dari seluruh dunia setiap tahunnya.

Persimpangan dan area di sekitar Stasiun Shibuya dipadati oleh orang-orang yang bersuka ria saat semua orang menunggu layar di sekitarnya mulai menghitung mundur hingga tahun berganti. 

Dilansir dari Timeout, tahun ini, layar-layar di daerah Shibuya dimatikan dan polisi akan berpatroli di sekitar persimpangan antara pukul 21:30 hingga 01:00, meminta orang yang lewat untuk tidak berkeliaran. Selain itu, minum di tempat umum, terutama di Center-gai, Dogenzaka, Bunkamura-dori, Koen-dori, taman umum, dan alun-alun di Shibuya juga akan dilarang mulai pukul 9 malam hingga 3 pagi. Toko serba ada dan toko di dalam area juga diminta untuk menahan diri dari menjual alkohol selama waktu yang telah ditentukan. 

Untuk informasi lebih lanjut, lihat situs resmi wilayah Shibuya.