Share on

Telah dilakukan preservasi untuk setidaknya 41 bangunan dari tiga prefektur di Tohoku, Jepang untuk memperingati kejadian bencana alam pada bulan Maret 2011. Seperti yang telah diketahui, bulan Maret 2011 menjadi memori pilu untuk warga Jepang dengan kejadian bencana alam yang menimpa wilayah tersebut seperti gempa bumi, tsunami dan bencana nuklir.

Preservasi bangunan yang tersebar di 23 kota di Perfektur Iwate, Miyagi dan Fukushima tersebut dilakukan dalam upaya untuk menyampaikan penggambaran peristiwa yang terjadi untuk generasi mendatang.

Berdasarkan penghitungan yang disusun oleh Jiji Press, menunjukan ada 16 bangunan di Iwate, 13 bangunan di Miyagi dan 12 bagunan di Fukushima. Bangunan-bangunan tersebut sebagian besar terdiri dari fasilitas umum termasuk sekolah, tanggul pesisir, kantor polisi, mobil polisi, kantor kota, jembatan dan perumahan warga. Sisanya, meliputi fasilitas pribadi seperti hotel dan beberapa bagian dari stasiun kereta api yang preservasinya dilakukan menggunakan uang publik.

Pemerintah Kota Kamaishi di Iwate membongkar pusat penangulangan bencana yang rusak, meskipun bagian dari dinding dan jam fasilitas tersebut telah disimpan. Nantinya, mereka akan meletakannya di pameran bagian fasilitas yang akan selesai tahun depan.

Di Otsuchi, juga di Iwate, pemerintah kota mengesahkan kebijakan kota untuk mengumpulkan dana bagi sebuah proyek pembangunan replika kapal yang tersangkut diatap sebuah hotel oleh tsunami.

[zombify_post]