SHARE THIS ARTICLE

Sejak November semua warga Jepang sudah mulai mempersiapkan acara dan kegiatan tahun baru.

Beras ketan bola warna pink dan putih dengan ban pita emas di tengahnya, persiapan tahun baru Jepang. (Foto Yomiuri)
Beras ketan bola warna pink dan putih dengan ban pita emas di tengahnya, persiapan tahun baru Jepang. (Foto Yomiuri)

Kini jauh semakin sibuk khususnya para pemilik toko mempersiapkan produk menyambut tahun baru. Seperti yang dilakukan pemilik kedai teh Kyoto ini membuat beras ketan (mochi) bentuk bola dengan warna merah/pink dan putih diikat ban pita mas di tengahnya, biasa disebut Fukudama, berharap keberuntungan di masa depan.

Osamu Fujitani (71), pemilik kedai teh Kiridoshi Shinshindo di Hanamachi Gionkobu, Higashiyamaku, Kota Kyoto, saat ini benar-benar sangat sibuk membuat beras ketan bola dengan ukuran macam-macam, bahkan ada yang dengan garis tengah 20 cm. Di dalam Fukudama diisikan mochi yang dianggap sebagai harta yang berharga. Fukudama ini bisa digantung atau diletakkan di atas meja “persembahan”. Rencananya 13 Desember nanti mulai dijual di kedainya.

Kebiasaan di tahun baru terutama gei maiko atau geisha pemula, biasanya berkeliling melakukan kunjungan kehormatan ke berbagai tamunya, sahabat dan teman agar tahun yang baru dapat memberikan berkah bersama. Saat kunjungan tersebut biasanya ada yang suka memberikan atau menerima fukudama, lambang memberikan atau berbagi kebahagiaan satu sama lain agar tahun depan lebih bahagia dan lebih sukses lagi.

Tiap warga Jepang biasanya membeli mochi tersebut dan bentuknya seperti biri-biri atau domba karena tahun 2015 adalah tahun shio domba.

Fukudama yang besar garis tengahnya 20 cm bisa mencapai 14.000 yen per buah dan yang kecil sekali mungkin hanya sekitar 1.500 yen per buah.

Source : tribunnews.com
COMMENT