Berita Jepang | Japanesestation.com

Bandara Internasional Kansai telah menorehkan rekor sebagai bandara yang tidak pernah mengalami kejadian kehilangan bagasi sejak tahun 1994. Bandara ini juga mendapatkan pengakuan dari dunia penerbangan internasional sebagai pengiriman bagasi yang cepat dan handal.

Dikutip dari Nikkei Asia, kehilangan bagasi umummya disebabkan oleh kelalaian staf di bandara keberangkatan atau bagian transit. Menurut SITA selaku pengembang sistem penerbangan dari Swiss, kesalahan pelayanan di bandara mencapai angka 7,6 bagasi per 1.000 penumpang di tahun 2022. Meski begitu, Bandara Internasional Kansai tidak pernah mengalami kehilangan bagasi yang disebabkan oleh staf selama 30 tahun sejak dibuka. Bandara ini telah menangani 10 juta bagasi pada tahun 2023 lalu.

Kesuksesan ini merupakan hasil dari sistem pengecekan berlapis. Tsuyoshi Habuta selaku pengawas pengoperasian bahasi di CKTS menuturkan pentingnya berbagi informasi antar staf. "Berbagi informasi di kalangan anggota staf penting dilakukan untuk mencegah kesalahan." Petugas bandara akan segera melakukan pengecekan di seluruh area apabila ditemukan perbedaan jumlah saat pemuatan dan pembongkaran.

Kualitas pelayanan ini telah membawa Bandara Internasional Kansai memenangkan penghargaan dari Skytrax, perusahaan riset penerbangan dari Inggris. Kecepatan dan efisiensi yang diterapkan di bandara ini telah mendapatkan pengakuan dunia dan berhasil menerima penghargaan sebanyak delapan kali.

Ke depannya, Bandara Internasional Kansai akan mendapatkan tantangan baru dalam menyambut Osaka Expo 2025. Sebanyak 3,5 juta pengunjunh dari mancanegara diprediksi akan datang ke Osaka Expo 2025 mulai April hingga Oktober mendatang. Bandara Internasional Kansai diperkirakan akan menerima sekitar 37,33 juta penumpang di tahun 2025. Habuta berharap, Bandara Internasional Kansai dapat mempertahankan rekor ini.