Share on

Mengikuti kesuksesan “adik”-nya alias game Animal Crossing: New Horizons, mobile game Animal Crossing: Pocket Camp kini masuk ke bulan terbaiknya! Ya, menurut situs app analytic SensorTower, pada bulan April lalu, tingkat penjualan game ini mencapai angka tertinggi.

Animal Crossing: Pocket Camp pertama kali dirilis pada Oktober 2017 untuk platform Android dan iOS. Konsepnya sendiri sama seperti seri Animal Crossing lainnya, bedanya, dalam Pocket Camp, para player akan mengurus sebuah campsite, selain itu, para player juga bisa mengundang villager favorit mereka ke campsite!

Menurut laporan SensorTower, game ini kini telah diunduh oleh 7,1 juta pada akhir April. Sementara di bulan Maret,  Animal Crossing: Pocket Camp telah diunduh oleh 4,5 juta orang di seluruh dunia.

Tak hanya itu, April juga menjadi bulan terbaik untuk kakin (課金) atau membelanjakan uang nyata untuk membeli item dalam game, membuat game ini meraup keuntungan sebesar 7,9 juta dolar. Ini adalah kali pertama game ini bisa memperoleh keuntungan sebesar ini lho, satu-satunya saat paling mendekati kesuksesan saat ini adalah pada Agustus 2019, ketika game ini memperoleh keuntungan sebesar 7,8 juta dolar.

Dalam Pocket Camp, para pemain memang dapat menggunakan uang asli untuk membeli Leaf Ticket, item premium yang dapat mempercepat crafting item atau membeli furniture spesial edisi terbatas. Leaf Tickets juga biasanya digunakan untuk membeli fortune cookies spesial yang biasanya bisahanya bisa didapatkan sebagai hadiah random matching dengan tema villager tertentu. Pada November 2019, Nintendo juga memperkenalkan layanan berlangganan sebagai “bantuan” bagi para player untuk menyelesaikan quest lebih mudah atau memberi mereka satu set fortune cookies setiap bulannya.

Apakah melonjaknya kepopuleran Animal Crossing: Pocket Camp ini akibat orang-orang yang galau dan tidak bisa mendapatkan Nintendo Switch karena harganya yang melonjak naik akibat pandemi?  Atau memang karena lebih praktis dan hemat? Bagaimana menurutmu?