Share on

Ketika kita berbicara tentang musik Jepang, image yang biasanya muncul di kepala orang-orang adalah idol grup Jepang, terutama yang wanita. Tetapi negeri sakura juga memiliki band rock Jepang yang tidak kalah bagus, beberapa di antaranya bahkan sangat populer secara internasional. Berikut adalah 3 di antaranya.

Advertise With Us

X-Japan

Berbicara tentang band rock Jepang, kita tidak boleh meninggalkan X-Japan, grup paling terkenal dan legendaris di negara ini. X-Japan dibentuk pada 1982 di kota dekat Tokyo oleh Yoshiki sang drummer dan Toshi sebagai vokalis. Meskipun pada waktu itu namanya hanya "X" saja, di tahun 1987 personel band pun lengkap dengan bergabungnya Hide sebagai gitar utama, Pata sebagai gitar ritme, dan Taiji sebagai bassis. Pada tahun 1988 mereka merilis album pertama mereka Vanishing Vision dengan Extasy Records, label yang dibuat oleh Yoshiki berkat uang yang diberikan ibunya setelah menjual bisnis keluarga. Namun kesuksesan mereka baru datang pada tahun 1989 lewat album keduanya Blue Blood. Pada tahun 1992 Taiji meninggalkan band dan Heath masuk, saat itulah kelompok ini mengubah namanya menjadi X-Japan setelah Heath memberi tahu mereka bahwa di Amerika sudah ada grup rock lain yang disebut X.

X-Japan
X-Japan (webydo.com)

Grup ini terus mendapatkan kesuksesan dan menjadi lebih terkenal lagi, sampai pada tahun 1997 Toshi mengatakan kepada Yoshiki bahwa dia akan meninggalkan grup. Karena Toshi tidak mungkin untuk digantikan, grup mengumumkan bahwa pada tanggal 31 Desember tahun itu mereka akan membuat konser terakhir mereka ketika grup bubar. Pengumuman itu dibuat pada konferensi pers tanpa Toshi, yang mendengar berita lewat pers.

Setelah pembubaran grup, para anggota melanjutkan karir solo mereka. Salah satu yang paling sukses adalah Hide dengan grup barunya Hide with Spread Beaver. Yoshiki dan Hide ingin membangkitkan X-Japan pada tahun 2000 dengan mencari vokalis baru. Namun, pada 2 Mei 1998, Hide ditemukan meninggal dunia di apartemennya, tergantung dengan handuk di pintu kamar mandi. 

Selama bertahun-tahun, mereka mulai melakukan konser peringatan kematian Hide dan akhirnya pada tahun 2007 kelompok itu kembali. Pada awalnya mereka tidak ingin memberikan posisi gitaris kepada siapa pun, karena itu adalah posisi yang telah ditempati Hide dan dalam konser mereka menggunakan lebih dari 10 gitaris yang berbeda, berputar di antara mereka. Pada 2009, Sugizo mantan anggota Luna Sea, secara resmi bergabung dengan grup.

Situs Web Resmi

 

L'Arc ~ en ~ Ciel

L'Arc ~ en ~ Ciel, juga dipanggil oleh penggemarnya Laruku atau L'Arc, mungkin merupakan band rock Jepang paling terkenal kedua setelah X-Japan. Namanya memiliki arti 'pelangi' dalam Bahasa Prancis. Kelompok ini dibentuk di Osaka pada tahun 1991 oleh pemimpin dan bassis Tetsuya, yang dikenal sebagai Tetsu, dan Hiro sang gitaris. Suatu hari Tetsuya pergi ke klub dan di sana dia mendengar seorang pria bernama Hyde bernyanyi. Sebenarnya Hyde adalah gitaris dari grupnya Jersalem's Rod, tetapi hari itu vokalisnya sakit dan Hyde menggantikannya. Tetsu segera tahu bahwa dia menginginkan Hyde di grupnya sebagai vokalis. Namun, Hyde awalnya menolak tawaran Tetsu, karena ia menganggap posisi vokalis adalah yang paling membosankan dalam sebuah band dan ia adalah seorang gitaris. Tapi Tetsu bersikeras sampai akhirnya Hyde menerima dan bergabung dengan grup, mereka juga membawa serta Pero, drummer grup sebelumnya.

L'arc en ciel
L'arc en ciel (larc-en-ciel.com)

Hanya setahun setelah penciptaannya, Hiro memutuskan untuk meninggalkan grup dan Tetsu memanggil teman masa kecilnya Ken, yang menerima tawaran Tetsu dan meninggalkan studi arsitektur universitasnya, membuat Ken berkelahi dengan ayahnya. Tak lama berselang, masih di tahun yang sama, Pero meninggalkan grup juga. Pada saat itu band memutuskan untuk pindah ke Tokyo dan Tetsu memanggil Sakura yang memutuskan untuk bergabung. Pada tahun 1993 mereka membuat perusahaan rekaman Sony Music tertarik pada mereka dan pada tahun yang sama merilis album kedua Tierra, yang berisi lagu yang membuat mereka terkenal, Blurry Eye. Lagu ini dipilih menjadi soundtrack anime DNA, yang pada waktu itu cukup terkenal dan membuat grup ini dikenal luas di Jepang.

Pada tahun 1997 mereka mengalami pukulan hebat ketika Sakura terlibat dalam masalah narkoba. Berita itu membuat gempar, dan meskipun Sakura harus meninggalkan grup untuk tidak membahayakan keseluruhan band, anggota lain juga terpaksa melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menghindari tekanan media. Setelah sekitar enam bulan tanpa berita, mereka akhirnya muncul kembali pada bulan Oktober di tahun yang sama dengan seorang drummer baru, Yukihiro. Grup ini dengan cepat mendapatkan popularitas kembali dan pada tahun 2008 mereka memberikan konser pertama mereka di Eropa. Tetapi setelah lebih dari satu dekade bersama, pada tahun 2009 L'arc en Ciel mengumumkan bahwa mereka tidak akan melakukan lebih banyak konser hingga 2011, karena mereka menginginkan waktu untuk proyek pribadi mereka juga. Sejak itu grup ini tetap terpisah, bergabung hanya sesekali setiap beberapa tahun untuk merilis single dan melakukan beberapa konser di Jepang.

Situs Web Resmi

 

One OK Rock

One OK Rock adalah band yang lebih baru dari pada dua seniornya, dibentuk pada tahun 2005 tetapi dengan cepat menjadi sangat populer di Eropa dan Amerika. Pada awalnya band rock Jepang ini terdisi dari lima anggota, Taka sebagai vokalis, Toru dan Alexander sebagai gitaris, Ryota sebagai bassis dan Tomoya sebagai drummer. Namun pada tahun 2009 Alexander meninggalkan grup.

One OK Rock
One OK Rock (moshimoshi-nippon.jp)

Meskipun mereka sudah mulai mendapatkan popularitas, momen kesuksesan One OK Rock datang ketika lagu mereka The Beginning dipilih sebagai final credit film live action yang diangkat dari manga legendaris dan terkenal Rurouni Kenshin. Sejak saat itu grup ini menjadi semakin terkenal, mengisi ruang konser di seluruh dunia dan bermain di berbagai festival. Menjadikannya salah satu band rock Jepang terpopuler di dunia.

Situs Web Resmi