Share on

Portal Internet Jepang Shirabee baru-baru ini mensurvei 300 pria berusia antara 20 dan 69 tahun, menanyakan apakah mereka lebih menyukai buang air kecil dengan cara berdiri atau duduk. Secara total, 29,3 persen dari mereka mengatakan memilih untuk duduk , dengan beberapa perbedaan yang mengejutkan besar berdasarkan kelompok usia.

Kelompok usia yang memilih duduk saat buang air kecil terbanyak adalah kelompok pria yang berada di usia 30-an, dengan jumlah 41,5 persen. Berikutnya adalah pria berusia 20-an, sejumlah 35,4 persen.

Namun, ada penurunan yang mencolok di antara pria yang lebih tua. Dalam kelompok usia 40-49 tahun, 28,3 persen memilih untuk duduk, dan pria di usia 50-an hanya 18,3 persen saja.

Sayangnya, para peneliti tidak bertanya kepada peserta mengenai alasannya. Namun kita dapat berspekulasi bahwa generasi muda Jepang lebih menyukai buang air kecil sambil duduk. Tapi mungkin juga ada hubungannya dengan penggunaan toilet jongkok yang banyak digunakan oleh para generasi tua, sehingga tidak memungkinkan untuk mereka duduk di toilet.

Beberapa alasan lain adalah kemungkinan faktor cuaca dimana temapat duduk toilet akan terasa sangat dingin pada musim salju sehingga para pria Jepang lebih memilih untuk berdiri. Selain itu, kesehatan kaki para generasi tua juga menjadi kendala. Karena mereka terkadang merasa sakit apabila harus menekuk lututnya.

Kalau para pria Indonesia bagaimana? Apakah kalian lebih menyukai berdiri atau duduk?

(featured image: Japankyo)