SHARE THIS ARTICLE

Selain di Kyoto, kuil-kuil menarik di Jepang juga ada di Tokyo. Kuil Sensoji di Asakusa jadi destinasi favorit wisatawan. Kuil ini punya ciri khas berupa lampion raksasa seberat 670 kg!

Kuil Sensoji di Tokyo (1)
Lampion besar terpasang di pintu masuk kuil (CNN)

Kuil Sensoji di Tokyo dibangun pada tahun 628. Dari situs resminya (3/10/2014) kuil ini merupakan kuil paling tua di Tokyo. Sebagian besar masyarakat Jepang pun mempercayai kalau Bodhisattva Kannon yaitu dewi yang memiliki kemampuan melindungi banyak orang selama 1.400 tahun terabadikan di kuil ini.

Kuil Sensoji di Tokyo (4)
Kuil tampak dari ketinggian (gotokyo.org)

Kuil yang menjadi pusat pengembangan budaya ini kedatangan lebih dari sekitar 30 juta pengunjung dan peziarah per tahunnya. Banyak wisatawan yang berdoa di sini, tempat berdoa berada di ruangan utama kuil.

Kuil Sensoji di Tokyo (3)
Wisatawan berkunjung ke kuil (youtube)

Ada yang unik ketika wisatawan mengunjungi kuil ini, Terlihat sebuah pintu masuk besar menuju Kuil Sensoji yang dibangun pada tahun 941 oleh Taira no Kinmasa seorang komandan militer, pintu gerbang ini bernama Kaminari Gate. Konon pada sejarahnya gerbang ini pernah terbakar habis pada tahun 1757.

Gerbang besar yang menjadi ikon Kota Tokyo ini, dipasangi lampion berukuran raksasa. Beratnya bukan main, 670 kilogram yang digantung di tengah-tengah gerbang. Pada acara festival Sanja Matsuri, lampion ini akan dilepas, dengan alasan untuk memudahkan barang-barang besar yang dipakai ketika festival bisa mudah melewati gerbang Kaminari.

Kuil Sensoji di Tokyo (2)
Pada saat festival, Kuil Sensoji ramai kedatangan pengunjung (Reuters)

Cara ke sana:

Dari Stasiun Tokyo wisatawan bisa menggunakan JR Yamanote Line dengan membayar 140 Yen (Rp 16.000) selama 2 menit menuju Kanda Station, lalu transit dan dilanjutkan menggunakan Ginza Subway Line menuju Stasiun Asakusa selama 10 menit dengan membayar 170 Yen (Rp 19.000)

Untuk alternatif Anda bisa berangkat dari Stasiun Shinjuku menggunakan JR Chuo Line dengan membayar sebesar 170 Yen (Rp 19.000) menuju Stasiun Kanda selama 10 menit. Kita lalu transit dan melanjutkan menggunakan Ginza Subway Line menuju Stasiun Asakusa selama 10 menit dengan membayar 170 yen (Rp 19.000).

Source : travel.detik.com
COMMENT