SHARE THIS ARTICLE

Masih ingat Princess Mononoke? Anime yang ditulis dan disutradarai pada tahun 1997 itu terinspirasi dari hutan Shiratani Unsuikyo di Pulau Yakushima, sebuah pulau yang terletak di selatan prefektur Kagoshima. Pulau ini terkenal dengan banyaknya Yakusugi (pohon cedar) yang menjulang tinggi dan berusia ribuan tahun. Di tempat inilah terdapat sebuah tunggul pohon cedar yang diberi nama Wilson’s Stump.

Toyotomi Hideyoshi, seorang samurai di era perang sipil (akhir abad ke-15 sampai akhir abad ke-16) memerintahkan untuk memotong salah satu dari pohon cedar tersebut. Hal inilah yang menyebabkan tunggul ini tercipta.

wilson-stump-sebuah-tunggul-berbentuk-hati-di-yakushima1
(image: yesyakushima.com)

Di dalam tunggul yang berusia sekitar 3.000 tahun ini, luasnya mencapai 18 meter persegi. Oleh karena itu, banyak orang yang berpendapat bahwa pohon ini merupakan yang terbesar dan tertinggi yang ada di hutan tersebut.

(image: yesyakushima.com)

Pada tahun 1914, rute menuju Wilson’s Stump ditemukan oleh sorang ahli botani asal Inggris. Pria bernama Ernest Henry Wilson ini menghabiskan waktu 3 tahun untuk mempelajari kehidupan tumbuhan di pulau ini. Setelah itu, dia melanjutkan perjalanannya ke Amerika Utara. Beliau kerap memberikan ceramah tentang penemuannya hingga tutup usia di tahun 1930.

(featured image: MaruyamaShigeki / PIXTA)

Sources :
COMMENT