SHARE THIS ARTICLE
Sebuah gerbong Green Car di kereta Shinkansen penuh dengan 40 geisha dari Kyoto yang pergi menuju ke Tokyo pada tanggal 21 Juni (Ryo Kato)
Sebuah gerbong Green Car di kereta Shinkansen penuh dengan 40 geisha dari Kyoto yang pergi menuju ke Tokyo pada tanggal 21 Juni (Ryo Kato)

Pada tanggal 21 Juni, untuk berpartisipasi dalam kampanye pariwisata yang mempromosikan ibukota Jepang kuno, rombongan geisha berpakaian kimono dari Kyoto bepergian menggunakan Shinkansen menuju Tokyo. Untuk turut ambil bagian dalam acara yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Kyoto dan organisasi lainnya yang mempromosikan Kyoto di Minato Ward di Tokyo, sebanyak 40 geisha, yang semuanya memakai makeup tradisional berwarna putih, menyewa sebuah gerbong kelas atas, Green Car.

Seperti dikutip dari ajw.asahi.com, kampanye promosi “Kyo no Natsu no Tabi” (perjalanan musim panas ke Kyoto) telah diselenggarakan selama 40 kali  dan untuk menandainya tahun ini dipilih 40 geisha. Dua anggota rombongan tersebut, yang bernama Ichimari dan Ichitomo, yang keduanya adalah “maiko” (geisha magang) berumur 20 tahun, berkata dalam dialek Kyoto, “Ayo kunjungi Kyoto di musim panas!

Agar mereka bisa memamerkan tarian tradisional mereka setibanya di Tokyo, para geisha yang berasal dari lima distrik geisha di Kyoto, yang dikenal sebagai “Gokagai,” mengenakan pakaian lengkap mereka untuk perjalanan ini. Ini adalah pertama kalinya ada begitu banyak geisha yang bepergian dengan menggunakan Shinkansen untuk tujuan promosi dalam pakaian tradisional mereka, menurut Taro Yonemoto, petugas humas berumur 38 tahun dari Central Japan Railway Co. (JR Tokai). Selama bulan Juli, Gion Festival, salah satu dari tiga festival yang paling terkenal di Jepang, akan digelar.

Source : ajw.asahi.com
COMMENT