Share on

Pulau-pulau kecil yang ada di bagian utara Kyushu, Fukuoka memang banyak yang dikenal sebagai surganya kucing. Sayangnya, salah satu pulau kecil bernama Umashima yang juga dikenal sebagai pulau kucing mengalami penurunan jumlah kucing secara drastis. Meski belum dapat dikonfirmasi, apa penyebab dari kematian kucing-kucing ini, saksi mata mengungkapkan bahwa adanya potongan-potongan ikan yang terlihat mencurigakan, yang diduga mengandung racun.

Jumlah Kucing di 'Pulau Kucing' Umashima Berkurang, Diduga Karena Racun
gambar : mainichi

Pulau kecil yang berjarak 10 km dari kota Kitakyushu ini dikenal oleh kalangan turis sebagai lokasi untuk berjalan santai sambil melihat kucing-kucing bermain dengan bebas. Dari yang sebelumnya diperkirakan ada sekitar 90 kucing berlalu-lalang, kini diperkirakan hanya tinggal 30 kucing saja yang masih ada di pulau ini.

Para kucing-kucing liar yang sudah sangat terbiasa dengan adanya manusia dan bermain bersama dengan manusia sudah menjadi pemandangan umum yang ada di pulau ini. Meski begitu, jumlah kucing yang sempat membludak juga menjadi masalah untuk warga lokal karena bau yang mereka hasilkan dan rusaknya ladang penduduk akibat ulah kucing-kucing tersebut.

Karena itulah, sebuah kelompok asal Fukuoka yang bernama Taisetsuna Nekotachi mengajukan pemandulan untuk kucing-kucing yang ada di pulau ini. Dari 90 ekor kucing yang terdata, 79 kucing diantaranya sudah berhasil dimandulkan oleh Yayasan Kepentingan Umum Doubutukikin dari prefektur Hyogo.

Jumlah Kucing di 'Pulau Kucing' Umashima Berkurang, Diduga Karena Racun
gambar : msn

Sayangnya, akhir-akhir ini tercatat kalau kucing yang masih ada di pulau ini hanya tinggal sekitar 30 kucing saja. Salah satu penyebab yang memungkinkan dari banyaknya kucing yang mati secara tiba-tiba ini adalah karena racun. Pada bulan Mei lalu, penduduk lokal menemukan potongan-potongan ikan yang juga ada noda berwarna biru yang terdapat hampir di seluruh penjuru Umashima.

Karena itulah kelompok Taisetsuna Nekotachi berusaha untuk mengangkat kasus ini sebagai kasus kriminal, karena adanya pelanggaran kesejahteraan hewan, jika dilihat dari barang bukti dan banyaknya kucing yang mati secara tidak wajar.

 

Featured image : fnn Sumber : japantoday, mainichi