Berita Jepang | Japanesestation.com

Job Soken baru-baru ini merilis hasil survei online yang dilakukannya tentang sikap orang Jepang dalam agenda melihat bunga sakura. Survei yang diikuti oleh 606 responden dengan rentang usia 20 hingga 50 tahun itu menunjukkan sebanyak 60% orang enggan melihat sakura bersama rekan kerja. Beberapa di antaranya bahkan merasa kegiatan tersebut sebagai pekerjaan.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan sebanyak 51,4% ingin lebih memprioritaskan kehidupan pribadi, 47,6% mengaku tidak ingin menggunakan hari liburnya, dan 40,5% mengungkapkan telalu lelah melihat kerumunan orang.

Hanami atau melihat sakura tahun ini menjadi yang pertama kali setelah pandemi Covid-19 usai. Dari total responden, hanya ada 11,3% yang berminat untuk menonton sakura. Sejak 2019, persentase orang yang berminat menonton sakura terus menurun, bahkan setelah pandemi selesai. Persentase tahun ini jadi yang terendah.

Menurut Masakazu Hori dari Laibo, penurunan minat ini juga disebabkan karena rasa bosan berinteraksi dengan orang lain.