SHARE THIS ARTICLE
Minuman dengan matcha (Foto:Greentea)
Minuman dengan matcha (Foto:Greentea)

Bubuk teh hijau atau sering disebut matcha, tidak hanya booming di Jepang saja. Tapi juga menjadi favorit banyak orang di berbagai negara. Hal ini terlihat, dari penjualan permen dan minuman yang mengandung matcha sangat tinggi. Begitu pun dengan produsen tencha, bahan teh hijau pembuat matcha. Volume produksi tencha juga semakin meningkat pesat.

Salah satunya adalah Saryo, produsen minuman bergaya Jepang yang lokasinya berada di Bandara Internasional Haneda, Jepang. Gerai yang baru beroperasi sejak September lalu ini, selalu dipenuhi pembeli yang berasal dari luar negeri. Namun, kebanyakan berasal dari Korea Selatan dan Tiongkok.

Pada saat ramai, gerai ini bisa menghabiskan sekira 400 es krim matcha untuk para pelanggannya. Belum lagi minuman matcha dan berbagai olahan matcha lainnya. Sekira 11 ribu pelanggan mengunjungi Saryo di bulan Januari. Jumlah ini lebih tinggi 20 persen dari yang diperkirakan perusahaan.

Matcha itu sangat lezat. Di Hong Kong, matcha juga cukup terkenal,” ujar salah satu pelancong dari Hong Kong, sebagaimana dilansir Soshiok, Senin (10/9/2015).

Matcha sedang diakui sebagai spesialisasi Jepang, dan reputasinya di luar negeri terus tumbuh,” kata seorang pejabat di perusahaan diskon ternama, Don Quijote Co.

Sama halnya di Bangkok, di Thailand pun demikian, banyak perusahaan yang menjual matcha dan perkembangannya terus meningkat pesat. Bahkan, banyak pelanggannya yang ingin tahu bagaimana cara meminum matcha dan mempersiapkan hidangan dari matcha.

Seperti diketahui, matcha terbuat dari daun tencha, yang digiling menjadi bubuk halus dan menggunakan alat penggilingan. Pada 2013, sekira 1.164 ton tencha diproduksi di Prefektur Kyoto, sebagai produsen terbesar dari tencha. Saat itu, pertumbuhannya saja sudah naik sekira 50 persen dari dua tahun terakhir.

Pemerintah Jepang juga bertujuan untuk melipat gandakan nilai ekspor produk teh Jepang, termasuk matcha di tahun 2020. Tren bubuk teh hijau ini, nampaknya bukan hanya sementara waktu, tapi akan terus tumbuh dan terus berlanjut.

Namun, tencha membutuhkan kontrol kualitas yang sangat ketat dalam produksi massal. Jika permintaan matcha terus tumbuh, bisa jadi harganya akan semakin mahal.

Source : lifestyle.okezone.com
COMMENT