Berita Jepang | Japanesestation.com

Sebuah pusat bantuan pernikahan online telah dikembangkan di Kota Sapporo untuk membantu warga lokal dan sekitarnya yang tertarik untuk menikah. Layanan yang mirip dengan aplikasi kencan ini dikelola oleh pemerintah setempat.

Meskipun upaya serupa sudah diterapka di Tokyo"Ini adalah yang pertama kalinya layanan semacam aplikasi kencan disediakan oleh pemerintah daerah di Hokkaido." ungkap Pemerintah Kota Sapporo.

Program ini dijalankan oleh seorang pejabat kota, yang menyatakan, "Kami berharap banyak pria dan wanita akan menggunakan layanan ini karena menyediakan lingkungan yang aman dan terjamin untuk kegiatan mencari pasangan."

Dengan menggunakan ponsel cerdas, laptop, dan perangkat lainnya, anda dapat mendaftar dan mencari lawan jenis melalui situs web khusus.

Pendaftar harus melalui proses wawancara dan memberikan kartu identitas untuk bergabung dengan program ini. Saat mendaftar, selain kartu identitas, hal lain yang harus disertakan adalah surat keterangan status lajang, bukti pendapatan, dan foto profil. Biaya pendaftarannya adalah 15.000 yen yang berlaku selama dua tahun, tetapi ada juga diskon sebesar 7.500 yen untuk mereka yang mendaftar sebagai anggota sebelum akhir Desember.

Selain mengungkapkan pendapatan tahunan, riwayat pernikahan, hobi, dan perkenalan diri sebagai bagian dari profil, para pendaftar juga dapat secara sukarela membagikan latar belakang pendidikan, jenis tempat tinggal, dan tanggungan.

Program ini terbuka untuk individu lajang berusia 18 tahun ke atas yang tinggal atau bekerja di wilayah metropolitan Sapporo (Sapporo dan 11 kota di sekitarnya) atau yang ingin pindah ke wilayah tersebut. 

Pasangan dapat bertemu secara langsung atau melalui internet setelah cocok, dan jika kedua belah pihak setuju, mereka akan mulai berkencan sebagai teman. Ada juga fungsi "pengenalan pasangan", di mana AI menggunakan riwayat pencarian anggota untuk memilih pasangan terbaik.

"Anda mungkin akan bertemu dengan seseorang yang mungkin tidak akan Anda temukan sendiri," kata seorang pejabat kota yang mendukung fungsi ini. Sejak 1 Juli, orang dapat mendaftar untuk layanan ini dan dapat menggunakannya mulai 1 September.

Pemerintah kota juga akan mendorong orang-orang untuk bertemu dan menikah dengan mengadakan sesi pendaftaran dan konsultasi di tempat oleh koordinator dukungan pernikahan, serta seminar untuk mencari pasangan yang sukses.

Menurut Pemerintah Kota Sapporo, jumlah pernikahan yang terdaftar di kota pada tahun fiskal 2023 adalah 7.907 (angka awal), menurun sekitar 3.000 dibandingkan dengan 10.914 pada tahun fiskal 2013. Di sisi lain, dalam sebuah survei yang dilakukan terhadap orang yang belum pernah menikah berusia 18 hingga 39 tahun di wilayah metropolitan Sapporo, lebih dari 60% memberikan tanggapan positif terhadap gagasan pemerintah daerah untuk menyediakan dukungan kegiatan pernikahan. Seorang pejabat pemerintah kota menjelaskan alasan dibukanya pusat layanan ini, dan mengatakan bahwa mereka menilai ada kebutuhan akan hal tersebut.