Berita Jepang | Japanesestation.com

Kurayoshi, sebuah kota kecil di Prefektur Tottori menyimpan daya tarik historis bagi para pecinta wisata sejarah. Bagaimana tidak, kota ini memiliki sebuah jalur perkeretaapian yang terkenal otentik dengan bunga sakura dan hutan bambu di sekitarnya, bernama Kurayoshi Line. Jalur tersebut merupakan bagian penting dari infrastruktur perkeretaapian Jepang hingga ditutup pada tahun 1980-an.

Dari Jalur Kereta hingga Objek Wisata

Jalur ini membawa pengunjung ke hutan bamb, tempat foto paling terkenal di Jalur lama Kurayoshi
Jalur ini membawa pengunjung ke hutan bambu, tempat foto paling terkenal di Jalur tua Kurayoshi (Photo AC/ひばに).

Awalnya, Jalur Kurayoshi beroperasi pada tahun 1912 dan membentang sepanjang 4 kilometer dari tempat yang sekarang disebut Stasiun Kurayoshi. Seiring berjalannya waktu, jalur ini mengalami perluasan, mencapai Stasiun Sekigane pada tahun 1941, menempuh jarak kurang lebih 11 kilometer, dan selanjutnya Stasiun Yamamori pada tahun 1958, memanjang kurang lebih 20 kilometer dan melayani total sembilan stasiun.

Jalur ini berakhir di Stasiun Yamamori, yang tidak memiliki koneksi ke jalur kereta api lainnya. Meskipun ada rencana untuk memperluas jalur ini melewati dataran tinggi Hiruzen Kogen hingga ke Maniwa, Prefektur Okayama, hingga jalur tersebut berhenti beroperasi pada Maret 1985. Hal ini dikarenakan berkurangnya jumlah penumpang di tengah meningkatnya penggunaan mobil pribadi.

Sejak saat itu, sebagian besar jalur yang ditinggalkan telah diubah menjadi jalur pejalan kaki dan jalur sepeda. Sebagian jalur kereta api yang tersisa, masih berada di antara bekas Stasiun Sekigane dan Stasiun Yamamori. Namun pada tahun 2007, Kurayoshi Tourism Mice Association dan organisasi lainnya mendirikan 'Kursus Trekking Lostline' untuk memanfaatkannya sebagai objek pariwisata.

Jalur Kereta Bertabur Bunga Sakura

Pohon Sakura di Jalur tua Kurayoshi.
Pohon Sakura di Jalur tua Kurayoshi mulai mekar dari akhir Maret hingga pertengahan April (PIXTA/ colors)

Jalur pejalan kaki dan jalur sepeda dimulai di Road Station Nishikura—sebuah taman kecil yang menampilkan bagian yang dipertahankan dari jalur kereta api. Sekitar 10 menit berjalan kaki dari sini, anda akan mencapai rute utama yang dihiasi dengan pohon bunga sakura dari akhir Maret hingga pertengahan April.

Bagian yang terkenal dari Jalur tua Kurayoshi adalah jalur terpencil di mana wisatawan dapat berjalan-jalan di sepanjang jalur yang ditinggalkan. Pusat Informasi Kyukokutetsu Kurayoshisen Haisenato (bekas Jalur Kurayoshi) menyediakan akses mudah ke jalur ini, bersama dengan fasilitas toilet umum.

Dibutuhkan waktu kurang lebih 40 menit berjalan kaki sekali jalan dari pusat informasi hingga ujung jalur. Sepanjang perjalanan, kalian akan menjumpai sisa-sisa peron stasiun Taikyuji, diikuti dengan hutan bambu yang indah—tempat berfoto ikonik di sepanjang Jalur Kurayoshi yang lama. Jalur ini berpuncak pada Terowongan Yamamori, yang hanya dapat diakses oleh pengunjung yang berpartisipasi dalam tur khusus Kurayoshi Tourism Mice Association.

Perlu diperhatikan bahwa bagian dari Jalur tua Kurayoshi berada di dekat properti pribadi,  jadi berhati-hati lah untuk tidak masuk tanpa izin dan jangan lupa juga untuk tetap selalu menjaga kebersihan.