SHARE THIS ARTICLE

Kereta shinkansen Jepang, atau kereta peluru, merupakan salah satu kemajuan yang paling menonjol dari teknologi Jepang dan telah menerima banyak perhatian dari luar negeri. Shinkansen Tokaido memakan waktu 2 jam 25 menit antara Tokyo dan Shin-Osaka, dan memiliki kecepatan tertinggi 270 km/jam.

www.eudragene.org
www.eudragene.org

Tentu saja, kecepatan adalah salah satu alasan para wisatawan begitu terkejut dengan shinkansen, tapi ada alasan lain seperti ketepatan waktu, kenyamanan, dan keamanan.

  1. Ketepatan waktu: kereta-kereta ini hampir tidak pernah terlambat. rata-rata tahunan waktu tunda per kereta adalah 30 detik.
  2. Kenyamanan: kereta-kereta ini berjalan lancar dan dijaga dengan sangat bersih.
  3. Keselamatan: dalam 50 tahun beroperasi, tidak pernah ada kematian terkait kecelakaan.

Tentu saja semua ini dikaitkan dengan teknologi, namun sebenarnya para masinis dan staf lain yang mendukung cara kereta ini berjalan sangat berkontribusi terhadap kualitas shinkansen tersebut.

Rahasia # 1: kondekturnya memiliki tingkat keterampilan yang tinggi

metabon.blog.eonet.jp

Dalam setahun, 120.000 kereta berjalan di trek shinkansen Tokaido. Pada hari yang sibuk, lebih dari 400 kereta berjalan, sehingga kira-kira terdapat 1 kereta setiap 3 menit.

Karena interval antara kereta begitu singkat, jika salah satu kereta terlambat bahkan sedikit saja itu akan mempengaruhi semua kereta yang datang di belakangnya, tapi rata-rata penundaan tahunan hanya 30 detik. Itu pun memerlukan penundaan yang besar yang disebabkan oleh berbagai kejadian seperti angin topan yang menjadi pertimbangan, sehingga itu berarti bahwa kereta-kereta pada keadaan biasa tidak terlambat.

Karena tidak ada banyak peron, shinkansen selalu tepat waktu itu menjadi penting sehingga mereka dapat melayani para pelanggan sebanyak mungkin. Namun, apa alasan sebenarnya kereta-kereta ini begitu tepat waktu?

Alasan sebenarnya di balik ketepatan waktu kereta-kereta ini  adalah kondekturnya. Karena shinkansen adalah kendaraan berteknologi tinggi, Anda mungkin berpikir bahwa kondektur memiliki pekerjaan yang mudah, tapi bukan itu masalahnya. Berikut adalah beberapa rahasia di balik cara para kondektur memandu shinkansen.

a. Perhitungan kecepatan selalu ekstra-akurat

Kondektur shinkansen secara konstan dengan fokus menghitung kecepatan yang diperlukan kereta untuk berjalan agar dapat sampai ke stasiun berikutnya dengan tepat seperti yang direncanakan.

Ketika kereta masuk dan keluar dari stasiun, kondektur mengumumkan berapa waktu terlambat atau terlalu cepat dari suatu kereta dalam hitungan detik, dan mengkonfirmasi waktu menggunakan jam saku yang diberikan perusahaannya.

www.jr-takashimaya.co.jp

Seluruh meterannya berjalan secara digital, tapi jam tersebut masih analog. Dengan jam digital, Anda harus menghitung jika kereta itu berjalan cepat atau lambat, tetapi Anda dapat mengetahui dengan jam analog berapa lama kereta itu sampai di stasiun berikutnya dengan sekilas. Untuk itu, jam tangan analog tetap digunakan.

Dengan jam saku, lebih mudah untuk membuat perhitungan sepersekian detik. Sebagai contoh, jika Anda memiliki satu jam tersisa untuk sampai ke stasiun berikutnya yang berjarak 100 km, maka Anda akan mengemudi di 100km/jam. Jika jaraknya adalah 30 menit, maka 200 km/jam. Menggunakan sebuah jam saku membuat aritmatika ini lebih visual dan mudah untuk dilakukan.

Selanjutnya, agar kondektur dapat menjaga ketepatan waktu kereta, mereka juga menetapkan berapa lama kereta itu tiba ke stasiun berikutnya yang dilewati bahkan jika tidak berhenti pada rutenya.

Setiap kali suatu kereta melewati suatu stasiun dan tidak berhenti, kondektur akan mengatakannya dengan suara lantang dan memeriksa waktunya. Jika kereta berjalan lebih cepat atau lebih lambat dari yang dijadwalkan, mereka mencocokkan kecepatannya untuk mencocokkan waktu kedatangan. Menggunakan teknik yang mahir, mereka memperbaiki kesenjangan waktu di setiap stasiun yang dilewati kereta tersebut.

Kondektur Perempuan

Sebagai contoh, dari Shin-Yokohama Station ke Nagoya Station berjarak 300 km, jadi jika kereta berjalan pada kecepatan 270 km itu akan memakan sedikit waktu kurang dari satu jam. Namun, dalam kenyataannya dibutuhkan waktu satu jam dua puluh menit. Karena ada belokan dan lereng di relnya, perubahan kecepatan ini ditujukan untuk keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Dengan cara ini, ketika mereka menghitung kecepatan untuk mempercepat dalam waktu yang terbatas, mereka tidak harus melaju pada kecepatan yang mustahil juga tidak harus mengurangi kecepatan, sehingga para penumpang bisa menghabiskan waktu mereka di kereta dengan nyaman.

Bagi kondektur, menghitung kecepatan secara akurat berhubungan dengan ketepatan waktu kereta dan perjalanan yang menyenangkan.

b. Kekuatan strategis terhadap kejadian tak terduga

Sebenarnya, saat shinkansen berjalan, kereta itu bisa sedikit rusak, tapi tidak cukup untuk menghentikan kereta itu. Ketika hal itu terjadi, para kondektur tidak dapat mengubah jadwal kereta, sehingga mereka menangani kerusakannya saat mereka mengemudikannya.

Agar dapat tetap tenang setiap kali terjadi sesuatu, para kondektur secara teratur berlatih mengemudikannya di simulator.

www.47news.jp

Alat simulatornya menciptakan berbagai skenario di mana berbagai kerusakan terjadi. Saat kondektur mengemudikannya, dia mengkonsultasikannya secara manual dan mengucapkan pendekatannya terhadap masalah itu dengan suara yang keras. Tentu saja, saat ia melakukan semua ini, ia menghitung kecepatan dan menyesuaikan pedal kecepatan.

Dengan latihan rutin semacam ini, pengemudi tersebut bahkan dapat mencapai keterampilan tingkat terendah yang diperlukan untuk tetap tenang apa pun yang terjadi.

Rahasia # 2: Keajaiban dari para staf bagian kebersihan

Bukan hanya keterampilan kondektur yang mendukung ketepatan waktu dan kenyamanan.

Ketika kereta berhenti tiba di pemberhentian terakhirnya, sebelum berbalik dan berangkat ke tujuan berikutnya, ada sedikit waktu kurang dari sepuluh menit belum termasuk penumpang turun dan naik. Dalam rentang waktu singkat itu, staf bagian kebersihan dengan cepat membuat bagian dalam gerbong menjadi bersih.

www.excite.co.jp

Ketika pintu terbuka, mereka menyerbu masuk, dan dengan energi yang luar biasa mereka membersihkan debu kursi, membersihkan jendela dan meja, dan mengganti sarung tempat duduknya. Di tangan mereka terdapat pembersih listrik dan sebuah kantong sampah. Mereka membuat bagian dalam gerbong berkilauan dalam waktu kurang dari sepuluh menit, dan kemudian membungkukkan badan pada para penumpang yang menunggu di peron. Mereka menghilang seperti angin. (www.yomiuri.co.jp)

Mungkin akan lebih mudah untuk dipahami jika Anda menonton video berikut ini. Anda dapat melihat seberapa cepat mereka membersihkan bagian dalam gerbong dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

Sebuah video dari staf kebersihan shinkansen Tokaido.

Sebuah video dari staf kebersihan dari shinkansen Tohoku/Jouetsu. Karena mereka memiliki waktu kurang dari 7 menit, cara mereka bekerja menjadi suatu topik yang besar.

Setelah para staf selesai membersihkan, mereka berbaris dan membungkukkan badan kepada para penumpang yang menunggu.

DSC01960.-1JPG1
www.b-crew.co.jp

Ketika presiden dari TGV, jalur kereta Perancis yang dikatakan sebagai yang tercepat di dunia, mengunjungi Jepang, ia berkata:

“Tidak ada tandingan untuk shinkansen. Saya ingin membawa staf pembersihnya ke rumah saya.” (www.yomiuri.co.jp)

Dengan cara ini, para staf bekerja secara cepat dan dengan sopan demi menjaga jadwal shinkansen serta membuat pengalaman para penumpang lebih nyaman.

Jika Anda berkesempatan untuk naik shinkansen, jika Anda berkesempatan untuk melihat cara kerja para staf kebersihannya, itu mungkin terlihat menarik.

Rahasia #3. sistem pemeriksaan keamanan yang terperinci

Sebagai contoh, pada shinkansen Tokaido yang berusia 50 tahun, belum pernah ada kasus kematian terkait kecelakaan kereta api.

Keamanan ini ditopang oleh serangkaian pemeriksaan rinci yang dilakukan di tempat.

a. pemeriksaan 4 tingkatan

Inspeksi shinkansen ini ditetapkan dengan sistem 4 tingkatan oleh peraturan menteri.

Setiap dua hari sekali, seorang inspektur memeriksa kereta untuk melihat kerusakannya baik oleh penglihatan dan dengan sentuhan. Mereka juga memeriksa kabel udara yang mengambil energi melalui pentograph dan degradasi dari rem.

saiyo.jr-central.co.jp

Setiap sebulan sekali, shinkansen mengalami pemeriksaan yang lengkap. Mereka menghidupkan tenaganya dan memeriksa dua kali agar memastikan kereta berjalan sebagaimana mestinya.

Anda dapat melihat perhatian terhadap detilnya terutama dalam pemeriksaan bulanan. Ada 4 orang yang masing-masing memeriksa kondisi baut-baut sehingga jika ada yang rusak mereka dapat menggantinya secara menyeluruh. Selain itu, pintu-pintunya juga diperiksa. Pintu-pintu itu sendiri memiliki lebih dari 27 tempat untuk diperiksa. Jika ada salah satu pintu yang tidak berfungsi, itu akan menjadi penghalang bagi para penumpang untuk turun dan naik, dan bisa menyebabkan keterlambatan dalam jadwalnya.

Setiap enam bulan, mesin dan gerbong yang melekat pada roda-rodanya dibongkar. Putaran mesinnya diperiksa untuk melihat apakah salah satu asnya melemah dan memeriksa masalah lainnya.

Setelah setiap tiga tahun, ada pemeriksaan besar-besaran secara keseluruhan. Hampir seluruh kereta dibongkar dan diperiksa secara menyeluruh lebih dari setengah bulan. Setelah itu, kereta dicat dengan lapisan warna yang lebih segar.

Satu kereta (16 gerbong) diperiksa lebih dari 500 kali dalam 3 tahun. Jumlah inspeksi yang besar yang mereka lakukan adalah rahasia untuk menjamin keselamatan para penumpang.

Tentu saja, setelah pemeriksaan, kereta dibersihkan secara menyeluruh.

b. Inspeksi kereta api pada kecepatan yang tepat

Mengenai keretanya, ada kereta khusus yang disebut Dr. Yellow yang berjalan di rel dengan kecepatan 270km/jam yang memeriksa kondisi rel, kabel udara, dan sinyal.

seguro-driving.net

Dr. Yellow tidak sering terlihat jadi jika Anda melihatnya saat Anda berada di Jepang, Anda dapat menganggap diri Anda beruntung.

Dr. Yellow memeriksa dua hal berikut:

  1. Memeriksa rel kereta: kereta ini memeriksa rel dengan laser dan mengukur celah hingga 1 milimeter.
  2. Memeriksa kabel udara: memeriksa keausan atau sobekan pada kabel (karena kabel itu tergesek setiap hari oleh pantograph)

Inspeksi ini dilakukan larut malam setiap hari, dan para staf yang melaksanakan perbaikan itu berjumlah sekitar 3000 orang setiap malam. Sejumlah besar orang-orang itu melakukan pekerjaan yang terus menerus setiap hari.

313kei5000.blog130.fc2.com

c. Mesin pertama di dunia pengganti ballast (batu-batuan untuk alas rel)

Batu-batuan yang diletakkan 1 meter di bawah rel disebut ballast, dan tersedot oleh getaran kereta yang bergerak. Batu-batuan ini mencegah celah dalam rel dan membantu memblokir kebisingan.

Karena shinkansen berjalan pada kecepatan tinggi setiap hari, membuat lapisan atas batu-batuan tersebut terkikis. Karenanya, mereka mengganti ballast setiap hari.

Sebenarnya, mesin ini dibuat di Jepang dan merupakan yang pertama dari jenisnya di dunia.

www.nkh-cjrg.co.jp

Mesin pengganti ballast mengganti ballast setiap malam untuk menjaga kualitas tetap konstan.

Sebuah video dari mesin pengganti ballast sedang bekerja

Setelah itu, orang-orang merapikannya dengan tangan. Dalam satu malam mereka masing-masing merapikannya sejauh 50 m.

Karena pemeriksaan yang dilakukan secara rinci ini, keselamatan shinkansen tetap terjaga.

Source : tsunagujapan.com
COMMENT