SHARE THIS ARTICLE

Visual novel adalah salah satu jenis game yang banyak disukai oleh penyuka manga dan anime di Jepang dan dunia. Selain cara bermainnya yang sederhana (sebagian besar game hanya menuntut pemain untuk membaca teks dan memilih opsi, sebagian kecil malah hanya menuntut pemain untuk membaca saja), game-game ini juga seringkali memiliki cerita yang menarik, dengan karakter-karakter yang moe dan keren. Beberapa di antara game-game ini bahkan berhasil menjadi sangat populer di kalangan para otaku, sampai-sampai disadur menjadi anime. Yuk, kita simak bersama, 5 anime terkenal yang berasal dari game visual novel, di bawah ini!

  1. Fate /stay night

    (image: fatestaynightusa.com)

Fate /stay night adalah anime yang disadur dari game visual novel berjudul sama yang dibuat oleh Type-Moon. Game ini awalnya dibuat untuk orang dewasa dan diterbitkan pada tahun 2004. Game ini menceritakan kisah Shiro Emiya, seorang magus pemula dan Servant-nya, Saber, yang terlibat pertempuran dengan para Master dan Servant lain untuk memperebutkan Holy Grail.

The Game

Peran pemain dalam game ini sangat minimal, di mana sebagian besar tindakan yang perlu dilakukan oleh pemain hanyalah membaca cerita yang muncul di dalam game ini, dan memilih satu dari beberapa pilihan respons terhadap ucapan atau tindakan karakter dalam game. Dalam game ini sendiri terdapat 3 buah plot berdasarkan 3 heroine game ini, yaitu Saber, Rin Tosaka dan Sakura Mato. Untuk melihat seluruh plot ini, pemain harus memainkan game ini berkali-kali dan memilih pilihan respon yang berbeda.

The Anime

Versi anime dari Fate/ Stay night mulai tayang di Jepang pada tahun 2006, dan terdiri atas 24 episode. Anime yang sangat populer ini (terbukti dari banyaknya versi figure Saber yang masih diproduksi dan dijual hingga kini) menceritakan kisah salah satu plot dari game-nya, yaitu jalur Fate, di mana Saber menjadi heroine yang paling disorot dan menjadi love interest Shiro. Anime ini juga melahirkan beberapa sekuel dan prekuel, seperti Unlimited Blade Works dan Fate/ zero, serta cerita alternatif Fate/Prototype, serta banyak spin-off lainnya.

  1. Higurashi no Naku Koro ni

    (image: matome.naver.jp)

Higurashi no Naku Koro ni adalah anime yang disadur dari sound novel game buatan 07th Expansion. Game ini menceritakan kisah Keiichi Maebara yang pindah ke desa terpencil bernama Hinamizawa. Di desa yang tenang itu, Keiichi dan kawan-kawannya berjuang untuk mencegah tragedi pembunuhan dan pengulangan waktu satu musim panas yang terjadi di desa itu.

The Game

Game ini merupakan sebuah seri yang terdiri atas 8 game. 4 game pertama disebut question arc, sementara 4 game terakhir, yang dirilis dengan nama Higurashi no Naku Koro ni Kai disebut answer arc, yang menjelaskan kejadian pada question arc dari sudut pandang karakter lain. Peran pemain dalam game yang grafik aslinya sangat minimal ini (di versi PS3 game ini, semua gambar dibuat denga tekstur dan kualitas yang lebih bagus) hanya sebatas membaca dan menikmati ceritanya saja.

The Anime

Anime yang mulai tayang pada tahun 2006 ini terbagi ke dalam 2 season, di mana season pertama mewakli 4 game pertama, question arc, dan anime season 2, yang berjudul Higurashi no naku Koro ni Kai, mewakili 4 game terakhir. Anime ini sendiri cukup sukses merangkum isi game-nya dengan baik, dengan artwork yang familiar, namun berkualitas lebih bagus dibandingkan game-nya.

  1. Steins; Gate

    (image: steinsgate0.com)

Anime science fiction ini didasarkan pada game visual novel berjudul sama yang dibuat oleh 5pb. dan Nitroplus. Game ini mengisahkan mengenai Rintaro Okabe yang berhasil menciptakan mesin waktu yang dapat dikendalikan dengan sms dari handphone-nya, dan usahanya kembali ke alur waktu aslinya untuk menghindari kematian teman-temannya.

The Game

Seperti halnya kebanyakan visual novel, aktivitas pemain dalam game ini sebagian besar adalah membaca dan menikmati cerita, serta memilih respon terhadap karakter tertentu. Respon pilihan dalam game ini direpresentasikan dengan handphone, di mana pemain dapat memilih untuk mengangkat atau tidak mengangkat telepon dari seseorang, atau memilih jawaban spesifik untuk sms tertentu, yang bisa mempengaruhi jalan cerita dan ending yang diterima pemain.

The Anime

Versi anime Steins; Gate mulai ditayangkan di Jepang pada tahun 2011, dan menceritakan kisah jalur True Ending pada game-nya. Dalam anime ini, penonton dapat melihat pemandangan Akihabara yang sudah familiar, dan aksi cerita yang lebih cepat tanpa kehilangan cerita yang menjadi inti seri ini.

  1. Clannad

    (image: key.visualarts.gr.jp/product/clannad)

Anime ini adalah sebuah anime roman yang diadaptasi dari game visual novel buatan Key, yang dirilis pada tahun 2004. Anime/game ini mengisahkan kisah Tomoya Okazaki yang dianggap berandalan oleh orangtuanya, dan mimpi-mimpi aneh yang mulai dilihatnya sejak bertemu dengan gadis bernama Nagisa Furukawa, yang mengubah hidupnya.

The  Game

Pada awal game ini, pemain dapat memilih satu skenario yang akan dijalankan dari 5 skenario. Tahap ini disebut School Story. Setiap menyelesaikan satu skenario, maka pemain akan mendapatkan sebuah bola cahaya, yang setelah terkumpul sebanyak 8 buah, akan membuka cerita lanjutan yang disebut After Story, yang akan membuka true ending game ini jika pemain berhasil mengumpulkan 13 buah bola cahaya. Pemain juga akan diperlihatkan “Dunia Ilusi” yang dilihat Tomoya sepanjang permainan.

The Anime

Anime ini terbagi menjadi 2 season, di mana season pertama, Clannad, mengisahkan mengenai School Story, dilanjutkan dengan season kedua, Clannad ~ After Story, yang menceritakan kejadian beberapa tahun setelah season pertama, dan mengikuti alur cerita true ending game-nya.

  1. School Days

    (image: mv.avex.jp/schooldays)

Anime School Days dibuat berdasarkan game berjudul sama karya 0verflow yang dirilis pada tahun 2005. Game/anime ini adalah sebuah kisah roman slice of life yang mengisahkan mengenai seorang murid SMA bernama Makoto Ito, yang terjepit di antara hubungan asmara dengan 2 orang gadis, Kotonoha dan Sekai, dan beberapa karakter lainnya.

The Game

Game yang dibuat untuk audiens dewasa ini dikenal karena menampilkan adegan dewasa dan bad ending-nya yang biasanya berakhir dengan kematian sadis karakternya. Salah satu keunggulan game ini dibanding game sejenisnya adalah penceritaannya menggunakan karakter yang ber-animasi seperti anime, alih-alih gambar statis. Tentu saja, pemain diberi pilihan untuk mem-pause pergerakan animasi, mempercepat, atau bahkan melewatinya jika diperlukan, dan pemain juga dapat memilih berbagai opsi yang akan menentukan hasil akhir game ini.

The Anime

Seperti halnya dengan game-nya, anime ini sepintas memperlihatkan adegan layaknya kisah roman murid sekolah biasa yang normal dan innocent, sampai di tengah-tengah anime, mulai dimunculkan berbagai konflik yang bertema dewasa, serta ending-nya yang cukup mengguncang penontonnya. Episode terakhir anime ini sendiri mengalami penundaan penayangan dikarenakan terjadinya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh siswi SMA di Jepang.

Jika kalian suka anime-anime di atas dan ingin melihat ending dan jalan cerita yang tidak dimunculkan di anime-nya, maka penulis sangat menyarankan untuk mencoba memainkan game-game di atas. Namun jika kalian belum memainkan game-game ini, belum menonton anime-nya, dan malas menghabiskan waktu ratusan jam untuk menaklukkan true ending game di atas (penulis menghabiskan entah berapa puluh jam untuk memainkan seluruh game Higurashi no Naku Koro ni, yang bahkan tidak punya ending alternatif), silakan tonton anime-nya.

(Featured image: ©0verflow)

COMMENT