SHARE THIS ARTICLE

Hokkaido memang salah satu prefektur yang menjadi tujuan wisata musim dingin di Jepang. Salah satu festival tahunan yang paling terkenal adalah festival musim dingin di kota Sapporo. Ternyata salju di prefektur ini tidak hanya bisa dinikmati di daratan saja, tapi juga di pantai Hokkaido yang selalu ramai dikunjungi oleh para wistawan, baik dalam maupun luar negeri.

Setiap musim dingin, bongkahan-bongkahan es berbentuk perhiasan muncul dan tersebar dari seluruh permukaan sungai Tokachi hingga ke bibir pantai di Prefektur Hokkaido, di utara Jepang. Es-es tersebut bersinar seperti berlian di bawah cahaya bulan dan bersinar seperti batu permata ambar di bawah sunset.

Mereka menyebutnya sebagai Tokachi, sungai pemata yang berkilauan. Tapi permata berkilau itu hanyalah butiran es yang dimuntahkan oleh sungai dan terbawa gelombang laut. Fenomena ini hanya terjadi selama bulan-bulan di mana musim dingin paling ekstrim melanda tempat tersebut.

Menurut seorang ilmuan, Goto Asami, sungai es Tokachi menjadi transparan karena tidak memiliki kandungan garam di dalamnya. Ketika suhu di bawah titik beku, mulut sungai menjadi sejernih kristal yang membeku. Es tersebut lalu pecah menjadi potongan yang mengapung keluar ke laut dingin dan kemudian berkumpul di pantai.

Kecantikan pantai ini telah menarik perhatian dari penduduk setempat dan wisatawan, setelah seorang fotografer memotret fenomena itu dan menyebutnya sebagai perhiasan es di tahun 2015. Waktu terbaik untuk melihat fenomena ini adalah pada bulan Januari atau Februari.

Source : mobile.nytimes.com
COMMENT